Diduga Karna Rakus, Dua Anak ASN Kelurahan Lewoleba Barat Masuk Daftar Penerima BST

MEDIA WLNOknum ASN Di Kelurahan Lewoleba Barat Diduga Masukan Nama Dua Anaknya Sebagai Penerima BST.

Marwah konstitusi diabaikan. Seorang Oknum ASN di Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, diduga tega memasukan nama dua anaknya yang masih dibawah umur sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST).

Padahal, keduanya belum memiliki kartu keluarga (KK) dan masih bergabung dibawah kartu keluarga milik ibunya yang adalah ASN. Sebagai syarat wajib KK bagi penerima BST.

Masuknya nama anak kandung ASN pengelola data penerima BST di Kelurahan Lewoleba Barat itu, menuai protes para RT serta warga setempat, sebab mengaduk-aduk rasa.

Kedua anak dibawah umur itu masing-masing terdata sebagai Kepala Keluarga penerima BST.

Yeni Maria Fatima, Ketua RT.30/RW 10, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Jumad (22/5/2020), kepada wartawan mengaku kecewa dengan data penerima BST yang dikeluarkan pihak Kelurahan dan setempat.

Iapun mengaku, tidak pernah memasukan nama kedua anak dibawah umur tersebut, termasuk oknum ASN yang bekerja di Kantor Lurah Lewoleba Barat sebab dirinya tau bahwa Bantuan Sosial Tunai (BST) itu tidak untuk ASN.

Disebutkan, sebagai Ketua RT, dirinya kaget saat menemukan ada dua anak dibawah umur, di RT 30 yang dipimpinnya. Dari NIK yang tercantum pada data penerima BST tersebut, dirinya langsung mengetahui kalau data tersebut adalah anak dari oknum ASN yang bekerja di Kelurahan Lewoleba Barat.

Ketua RT 30 itu mengatakan, dirinya mengusulkan 27 nama KK yang dianggap perlu dibantu BST, namun hanya 8 nama yang di akomodir, dua diantaranya anak kandung sang ASN, warga RT nya namun bekerja di kantor Lurah Lewoleba Barat.

“Saya harus omong karena nanti orang tuding kami RT yang kasi masuk Nama ke Kelurahan. Ada NIK dengan tahun kelahiran 2003 (17 tahun) dan tahun 2005 (15 tahun). Masing-masing masih bergabung dalam kartu keluarga Ibunya. Tetapi mereka terdata sebagai penerima BST. Masih banyak orang yang pantas untuk dibantu di RT kami,” ujar ketua RT 30, Yeni Maria Fatima.

Sementara itu Lurah Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Petrus Yohanes Layir, S.Sos, dikonfirmasi wartawan di kediamannya, Jumad (22/5/2020) mengaku baru tahu kalau ada dua anak dibawah umur jadi penerima BST di Kelurahannya.

Petrus Yohanes Layir

Lurah Kelurahan Lewoleba Barat itupun marah, sebab tidak menyangka ada anak dari stafnya di Kelurahan itu menjadi penerima BST senilai 600 ribu rupiah dari Kemensos akibat wabah virus Korona itu.

Layir menjelaskan, pada tahap pertama penyaluran BST ini, Kelurahan yang dipimpinnya itu hanya kebagian 102 KK penerima BST dari lebih dari empat ribu warga di wilayahnya.

Namun dirinya sudah mengeluarkan belasan nama antara lain KSO, ASN, Pensiunan dan pengusaha dari data penerima BST. Namun dirinya mengaku kecolongan dengan adanya data dua anak dibawah umur yang adalah stafnya.

Lurah Lewoleba Barat itu megaku, waktu kasip menyebabkan dirinya memerintahkan stafnya untuk menggunakan data lama, dari pada Kelurahnnya tidak mendapatkan BST sama sekali.

“saya sudah predisksi data ini akan bermasalah sebab waktu yang singkat, kami diminta Dinas social untuk segera masukan nama penerima BST untuk diusulkan ke Kemensos,” ujar Lurah Lewoleba Barat, Petrus Yohanes Layir.

Namun dirinya berjanji, membatalkan pencairan BST bagi Kelurahan Lewoleba Barat di kantor Pos Lewoleba, guna melihat Kembali nama para penerima yang diprotes para RT dan warga itu.

Kepada wartawan, Petrus Yohanes Layir mengaku akan memanggil staf di bagian pendataan itu guna menglarifikasi data dua anak yang muncul sebagai penerima BST itu.  Namun dirinya mengaku, pada tahap Lima (tahap kedua) warga yang belum menerima BST akan didata sebagai penerima BST.

“orang yang belum terakomodir pada tahap dua ini, akan terkomodir di tahap berikutnya,” ujar Lurah Lewoleba Barat,Petrus Yohanes Layir.***

hosea/sandrowangak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *