Manfaat Kultum Bagi Pelajar MTs Wewit

suluhnusa.com-Selain membaca dan menulis, kemampuan komunikasi sangat penting dipupuk sejak dini. Khususnya berbicara di depan umum atau public speaking. Kecakapan komunikasi yang baik memengaruhi keberhasilan pelajar pada masa depan. Dan beragam cara dilakukan untuk belajar public speaking. Bisa di dalam atau luar kelas.

Karena Kemampuan berkomunikasi di depan khalayak sangat penting di pupuk sejak dini, mendorong MTs Al-Hidayah Wewit mengisi Ceramah Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang dilakukan setelah sholat Dzuhur di Mushollah Al-Husaini Riantimun Desa Wewit.

Di kelas, mereka menjadi lebih paham tentang public speaking dari setiap presentasi. Sebab, saat ini kurikulum pendidikan menuntut siswa lebih aktif. Misalnya, keaktifan presentasi dan mengemukakan pendapat. Dengan rutin melakukan kegiatan tersebut, kemampuan siswa meningkat dengan sendirinya.

Kordinator kegiatan Sulmin Ali,S.PdI menjelaskan, kegiatan rutin ini bertujuan untuk melatih siswa agar terbiasa berbicara di hadapan orang banyak.

“Dari pembelajaran kultum rutin itu, kemampuan siswa berbicara di hadapan umum meningkat. Begitu juga dengan kepercayaan diri mereka”, ujar Sulmin.

Menurutnya, Ada beberapa alasan mengapa pelajar perlu menyimak kultum dzuhur yaitu Kultum sebagai pengingat agar menjadi pelajar yang berakhlak baik. Adanya kegiatan kultum bisa memberikan bimbingan, arahan, masukan, ilmu yang bermanfaat dan saran yang baik bagi pelajar, Menambah wawasan ilmu keislaman yang bermanfaat dan barokah, Mengisi waktu luang sambil menunggu pelajar dan guru yang terlambat datang atau karena masih dalam perjalanan menuju masjid,  Menambah daya tarik untuk warga sekolah yang belum terbiasa salat tepat waktu dan berjamaah di mesjid.

Selain itu, mendapatkan pahala dan keridoan Allah SWT, sehingga para pelajar menjadi insan yang beriman dan bertaqwa. Pelajar diharapkan iman dan taqwa mereka semakin kokoh dan kuat, Belajar menghormati orang yang sedang berbicara dan disiplin waktu, bisa memotivasi, menginspirasi dan mengamalkan ilmu yang disampaikan pemateri kultum dan menjadi sarana untuk terampil menyimak dan menulis poin-poin yang dirasa penting untuk disebarkan ke teman atau warga sekolah yang berhalangan menyimak kultum dan Memiliki kesempatan untuk berbagi ilmu kepada orang lain.

Syukur Ibrahim,S.Ag selaku Kepala Madrasah mengungkapkan sekolah merupakan tempat yang dapat memberikan banyak ilmu dan pengelaman bagi para siswanya. Selain ilmu akademis, siswa juga dilatih minat dan bakatnya masing- masing.

“Dengan kegiatan kultum ini, siswa dilatih untuk berani menyampaikan pendapat atau pemikiran- pemikiranya. Setiap giliranya untuk menyampaikan kultum, maka siswa harus membuat materi yang disampaikanya. Ini juga dapat membuat siswa lebih kreatif untuk mengangkat tema yang sedang trending”, tandas Syukur.

Kemampuan untuk berbicara di depan umum sangatlah susah untuk dilakukan terutama bagi anak-anak yang baru beranjak dewasa, umumnya mereka sulit untuk berbicara karena rasa malu yang cukup tinggi.

Muhammad Farhan, salah satu siswa MTs Al-Hidayah Wewit mengaku senang dengan kegiatan ini karena dapat menambah wawasan siswa dalam mencari materi kultum, terutama wawasan keagamaan.

Kegiatan ini dilakukan pada tahun ajaran 2019/2020, sebagai salah satu program unggulan dan kegiatan literasi di lingkungan  MTs Al-Hidayah Wewit. ***

Opick Pasandan

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *