SULUH NUSA, LARANTUKA – Berdasarkan surat keputusan Badan Akreditasi Nasional Sekolah / Madrasah nomor : 1150/BAN-SM/SK 2021 tanggal 11 November 2021 Madrasah Aliyah Al-Hidayah Wewit mendapatkan Nilai C.
Saleh Zakria, S.Pd selaku kepala madrasah mengungkapkan ini merupakan kabar gembira buat keluarga besar MAS Al-Hidayah Wewit, karena semua hasil usaha yang dilaksanakan untuk persiapan akrediatsi sudah terjawab, mengingat ada banyak sekolah yang menjadi sasaran akreditasi dengan hasil tidak terakreditasi (TT).
“Ini merupakan langkah awal yang sangat baik mengingat MAS Al-Hidayah Wewit baru berjalan 28 bulan, namun sudah menyandang status akreditasi. Ini merupakan satu kebanggaan buat keluarga besar MAS Al-Hidayah Wewit, ini sebuah usaha yang serius dilakukan dalam semboyan Ikhlas beramal. Saya mengucapkan terimakasih kepada dewan guru MAS Al-Hidayah Wewit, wali murid, pengurus yayasan Al-Hidayah Wewit, serta semua pihak yang dengan caranya sendiri-sendiri telah mensukseskan kegiatan akreditasi MAS Al-Hidayah Wewit.”, jelas Zakaria.
Ramadhan Ismail, S.Sos selaku ketua harian Yayasan Al-Hidayah Wewit mengucapkan proficiat kepada stakeholder MAS Al-Hidayah Wewit yang telah mempersiapkan proses akreditasi dengan sangat baik. Ini merupakan bukti keseriusan dari Kepala Madrasah bersama seluruh dewan Guru Mas Al-Hidayah Wewit dalam mengatur lembaga pendidikan.
“Ini awal yang baik, dan dengan hasil ini akan membimbing kita semua ke hasil yang luar biasa”, tandas pria yang biasa disapa Rais ini.
Untuk menilai mutu sebuah lembaga pendidikan perlu adanya akreditasi. Akrdiatasi dilakukan agar diketahui sebuah lembaga pendidikan sudah memenuhi standard mutu sehingga layak beroperasi dan menyelenggarakan program-orogram. Untuk menyediakan sekolah dengan kerangka kerja yang komperhensif untuk meningkatkan prestasi siswa dan efektivitas madrasah, MAS Al-Hidayah Wewit perlu menyandang nilai akreditasi. Oleh karena itu pada tanggal 22-23 September 2021 dilaksanakan akrediasi oleh tim assessor Badan Akreditasi Nasional propinsi NTT. Kegiatan selama dua hari itu berlangsung secara daring.
+++Opick Pasandan
