Hafid Syarif : Guru Madrasah harus memiliki Dimensi Spiritual

suluhnusa.com – Keberhasilan sebuah pendidikan tidak terlepas dari peran guru, Kepala sekolah dan tenaga kependidikan. Namun guru merupakan ujung tombak dari mutu sebuah pendidikan.Oleh karena itu guru Madrasah harus memiliki dimensi spiritual.

Dengan dimensi spiritual guru Madrasah dalam menjalankan tugasnya akan senantiasa ikhlas. Hal ini ditegaskan Hafid Syarif,S.Ag selaku Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama kabupaten Flores Timur, dihadapan 40 guru Madrasah Tsanawiyah. Dalam acara penutupan kegiatan Diklat Teknis Substantif Penyusunan Bahan Ajar yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan Denpasar di aula    MTsN 1 Flores Timur.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur Hafid Syarif mengharapkan agar kegiatan ini tidak hanya untuk guru Madrasah Tsanawiyah saja,tapi juga dilaksanakan untuk guru Madrasah pada jenjang MI dan MA. Kepada 40 orang guru Madrasah Tsanawiyah yang telah mengikuti kegiatan ini agar dapat menyelesaikan permasalahanya di Madrasah masing-masing.

Sedangkan Bakir Doni Pulo dalam memaparkan materi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama,mengharapkan guru Madrasah harus memiliki kopetensi sosial.

Guru adalah individu yang merupakan bagian dari masyarakat. Peranan dan segala tingkah laku guru di sekolah dan di masyarakat senantiasa dipantau oleh orang lain. Disini tingkah laku guru akan dijadikan contoh dan panutan,tandas Doni Pulo. Mewakili peserta kegiatan Adam Tahir,S.Pd mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. Karena dengan kegiatan ini dapat menambah khasanah guru Madrasah Tsanawiyah dalam menyusun bahan ajar.

Adam mengharapkan agar guru Madrasah Tsanawiyah yang telah mengikuti kegiatan dapat berkolaborasi untuk menyusun bahan ajar.

Hadir dalam kegiatan penutupan ini,Drs.Bakir Doni Pulo selaku kepala seksi pendis Kantor kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Pengawas Madrasah pada semua jenjang dan PAI pada sekolah.Diantaranya Malik Kadir,S.Ag.,Sainul Laot Kopong,S.Ag., Susilowati,S.Pd.dan Nur Lipa Bethan,S.Pd., serta tamu undangan lainnya. Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 11-16 November 2019 di aula MTsN 1 Flores Timur dengan pemateri, Dra.Hj.Sifa,M.PdI,M.Pd dan Ni Made Sri Agustini,S.Si,M.Pd.dari widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Denpasar.***

Opick Pasandan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *