Suluh Nusa, Adonara – Dalam empat hari terakhir, terhitung dari tanggal 4-7 oktober 2021, santuan pendidikan tingkat SMP / MTS disibukan dengan hajatan nasional Assemen Nasional berbasis Komputer ( ANBK).
Program pemerintah pengganti UNBK sebagai penilaian terhadap mutu sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menenganh.
Penilaian yang dilaksanakan untuk siswa kelas VIII jenjang SMP / MTS ini membutuhkan berbagai persiapan secara matang, terutama Laboratorium komputer dengan berbagai perangkatnya.
Hal ini yang menyebabkan banyak sekolah / madrasah harus menumpang ke tempat lain.
MTs Al-Hidayah Wewit salah satu lembaga di bawah naungan Kementerian Agama, sukses menjalankan ANBK tahun pelajaran 2021 / 2022 di rumah sendiri.
Pada tahun pelajaran sebelumnya, Ujian Akhir Nasioal Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK), MTs Al-Hidayah Wewit harus berjibaku menempuh jarak 8 Km, untuk melaksanakan ujian tersebut, tepatnya di PONPES Al-Baraah Crowerian Adonara Barat.
Tahun ajaran 2021 / 2022 menjadi kado tersendiri bagi MTs Al- Hidayah Wewit, selain mengirim perwakilannya ke Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional, juga sukses melaksanakan ANBK secara mandiri meski dalam keterbatasan sarana prasarana penunjang ANBK.
Selaku Kepala Madrasah, Syukur Ibrahim,S.Ag,mengucapkan kabahagiaan dan rasa syukur karena bisa melaksanakan ANBK di rumah sendiri.
Dalam keterbatasan perangkat computer namun tidak menjadi halangan bagi MTS Al-Hidayah Wewit dalam mensukseskan ANBK.
Syukur menceritakan perangkat komputer yang disediakan sekolah hanya 5 (Lima) unit, untuk mensukseskan ANBK pihak madrasah harus pinjam laptop milik guru-guru dan aparat desa Wewit. Oleh karena itu, meski jumlah peserta ANBK yang hanya 31 peserta harus dibagi dalam 3 sesi,karena sesuai dengan jumlah laptop yang tersedia sebanyak 11 unit.
“Terimakasih kepada pihak-pihak yang dengan caranya sendiri telah membantu mensukseskan kegiatan ini, terutama kepada guru-guru, proktor, teknisi, serta orang tua / wali murid, “ungkap Syukur.
Ia berharap semoga ANBK tahun ini mendapatkan hasil yang baik, sesuai dengan tujuan ANBK itu sendiri yaitu untuk mengetahui gambaran karakteristik esensial sebuah sekolah / madrasah yang efektif dalam mengembangkan kompetensi dan karakter siswa.
Sania Amir, S.Kom selaku proktor mengungkapkan ANBK tahun ini, dilaksanakan secara mandiri Di MTS Al-Hidayah Wewit, berjalan dengan aman dan lancar, hal-hal yang dikhawatirkan sebelumnya terkait sinyal internet yang hilang muncul, namun dalam pelaksanaan ujian utama ANBK gelombang ke 2 tanggal 6-7 Oktober 2021 berjalan dengan normal, tidak seperti pada simulasi.
“MTs Al-Hidayah Wewit juga menjadi sekolah tumpangan bagi madrasah lain yang mengikuti kegiatan ANBK yaitu MAS Al-Hidayah Wewit dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Tarbiyah Papilawe desa Nubalema” jelas Sania.+++Opick Pasandan
