suluhnusa.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lembata, NTT mempersiapkan personnel relawan untuk membantu pengamanan Hari Raya Natal. Persiapan pengamanan akan dilakukan bersama Forum Pemuda Lintas Agama di sejumlah gereja.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris MUI Lembata, Haji Masyur Purab, dalam forum Rapat Koordinasi pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016, di Mapolres Lembata.
“Saya atas nama umat Muslim Lembata sampaikan selamat Natal dan Tahun baru kepada umat Kristen dan Katolik. Pengalaman tahun-tahun sebelmnya kami melibatkan Remaja masjid untuk melakukan pengamanan di Gereja saat hari raya Natal. Ketika itu koordinasi pengamanan diatur pemuda lintas agama. Tetapi forum pemuda lintas agama dalam 2 atau 3 tahun belakangan ini tidak kelihatan. Insyah Allah, kami membantu koordinasikan, kalau Forum Pemuda lintas agama belum ada, kita koordinasikan dengan imam masjid supaya remaja masjid bisa langsung melakukan pengamanan saat Natal nanti,” ujar Sekretaris MUI Lembata, Haji Mansyur Purab.
Hal senada disampaikan Kepala Kementerian Agama kabupaten Lembata, Dorothea Nanak. Menjelang Natal, Kemenag setempat telah menghimbau untuk terus menciptakan kerukunan hidup beragama.
Disebutkan, pihaknya telah melakukan rakor bersama Tim kerukunan yang dibentuk kemenag dan MUI juga sepakat untuk terlibat pengamanan Natal nanti.
Sementara itu Kapolres Lembata, AKBP Arsdo P. Simatupang menjelaskan, pihaknya membuka diri untuk keterlibatan masyarakat atau remaja masjid untuk bersama-sama melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru, namun dibawah koordinasi TNI dan Polri.
Pihak keamanan setempat menghimbau warga agar mewaspadai kelompok radical dengan melapor jika mencurigai muka baru dan tidak dikenal. RT setempatpun dihimbau memantau pergerakan orang tak dikenal dan memanggul tas ransel mendekati pemukiman warga, fasilitas umum dan gereja.
Sementara itu, Bandara Wunopito Lewoleba meningkatkan pengamanan di pintu masuk bandara tersebut.
Peningkatan pengamanan dilakukan dengan menegakan pengamanan deteksi metal detector terhadap orang dan barang bawaan penumpang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bandara Wunopito Lewoleba, Wisma Florianus kepada suluhnusa.com, 26 Desember 2016.
Disebutkan, selain meningkatkan pengamanan pihak bandara Wunopito juga membuka posko pengamanan Natal dan Tahun Baru.
“Sejak kemarin kita buka posko pengamanan Natal dan Tahun Baru di Bandara. Siapapun masuk harus melalui pemeriksaan, saya himbau siapapun kalau berangkat melalui bandara harus di periksa. Kami juga mendata penumpang yang berangkat. Kita lakukan peningkatan pengamanan, mengantisipasi aksi terror jelang Natal dan tahun baru,” ujar Kepala Bandara Wunopito Lewoleba, Florianus. (sandrowangak)
