[vc_row][vc_column][vc_column_text]
suluhnusa.com_Tahun 2013, nama Alor dan NTT menjadi harum seharum cendana dan menjadi manis semanis kacang kenari. Ketika itu, seoran anak muda berrambut keriting dari Alor, masuk timnas U 19 dan berhasil menyelamatkan muka Indonesia. Tidak ada yang tau, bahwa Yabes memiliki kisah unik tentang sepatunya
Putra Alor, kelahiran Moramam, 06 Pebruari 1996, Yabes roni Malaifani (18) adalah anak laki-laki ketiga dari Alm.Anus Malaifani (37) dan Sepriana Ananda Fanpula Malaifani,(46) tahun 2013 menjadi kebanggaan seluruh warga Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Alor.
Sejak kecil di bangku sekolah taman kanak-kanan,Yabes Roni Malaifani, di tinggalkan ayah kandungnya pada 26 maret 1999, adalah seorang guru olah raga semasa hidup. Yabes sudah menyukai bola saat kelas dua Sekolah Dasar. Yabes meminta pada ibunya, Sepriana Ananda untuk membelikan sepatu bola tapi tidak sempat membelikan, akibatnya Yabes putus sekolah.
Dalam beberapa bulan kemudian Ananda mengajak Yabes untuk sembahyang, dalam waktu pelayanan selama tiga bulan dan keputusannya Yabes harus lanjut sekolah di Kupang, namun Yabes tidak mengikuti keputusan itu namun melanjutkan sekolahnya di SD Negeri Moru II di Desa Moru Barat.
Disinilah Yabes di bangku SD kelas IV, menuntut ibunya harus membelikan Sepatu Bola. Tak menolak walau dengan berat hari sang ibu membelikan sepatu seharga Rp.125ribu permintaan Yabes. Karena akan ikut perlombaan sepak bola antar sekolah dasar waktu itu.
“Dengan kemauan yang keras untuk bermain bola kaki, dia selalu di lapangan sekolanya tanpa kenal waktu untuk bermain bola kaki dan sedikit unik Yabes walaupun dalam keadaan sakit tetap saja bermain bola dengan semangat, hingga saat ini Yabes sudah berhasil bermain sepak bola di Tim Nasional Indonesia U-19, tapi sepatu yang dibelikan saat perlombaan sekolah usai, ditinggalkan di Sekolah Dasar Negeri Moru II, ketika saat tamat dari bangku SD, hal tersebut di akui kepala sekolah SD Negeri Moru II Mariana Mamalei,” ungkap Ananda dalam ceritanya kepada suluhnusa.com.
Sementara itu, Daud Laubiki, Pelati Sepak Bola Kadypatin FC, Desa Moramam,Kecamatan Alor Barat Daya, merangkap pemain senior dalam Club didesa asal, menjelaskan pada wartawan media ini, awal mula Yabes maju dan bergabung dalam dunia sepak bola antar club di Kecamatan saat menduduki bangku SMP Negeri Moru, Kecamatan Alor Barat Daya, mulai bermain bola kaki antar club bola sebagai straiker di club desa Moramam, Kadypatin.FC.
Awalnya, Jelas Daud Yabes Roni Malaifani, atau trennya disapa Besto memulai karir sepak bolanya dari Moramam dengan Club Kadypatin.FC. setelah itu bergabung di Club Gaza, Kelurahan Moru, untuk bermain sepak bola antar Kecamatan di Kalabahi dan masuk ke Club Persab Alor dan juga Club Putra Kenari untuk mengikuti tes dan bertanding pada kompetisi sepak bola Devisi II Ligina Denpasar-Lumajang, hingga terpilih menjadi pemain Timnas U-19.
Nama Yabes mulai berkibar saat Indra Syafie menurunkan dirinya ketika Garuda Muda menghadapi Filipina dalam perebutan putaran final Piala Asia AFC beberapa waktu lalu. Dia menggantikan Dinan Yahdian pada menit ke-82. Tiga menit masuk ke lapangan, Yabes berhasil menggetarkan gawang Filipina pada menit ke-84.
“Saya sangat bangga dengan adik-adik saya dan berterima kasih kepada Arifin Panara, Pelati Sepak Bola Club Putra Kenari Alor yang telah mendidik Yabes selama ini dalam permainan bola kaki baik itu secara teknik dan fisik, dan juga kepada Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, Setya Novanto, yang selalu mengsuport dengan segala cara untuk anak-anak NTT dalam dunia olah raga sepak bola dan lainnya,” ungkap Daud.
Dia Anak Yatim yang lihai meniup seruling
Kepergiaan ayah kandung Yabes alamrhum Anus Malaifan karena menderita penyakit struk selama enam tahun menjadikan Yabes tumbuh sebagai anak yatim. Kepergian ayah kandungnya ini tidak meluruhkan langkah Yabes.
Semenjak ayahnya masih hidup sampai dengan saat ini ibu Yabes adalah salah satu pengurus Gereja Ebenhaezer di Desa Moramam RT. 02/RW. I di sebuah dusun kecil. pengakuan Ibu Yabes, almarhum selalu memperhatikan dan sangat menyangi Yabes dalam kehidupan sehari-hari, karena Yabes anak laki-laki tunggal.
“Yabes selalu hidup dengan bola, berlatih tanpa kenal waktu, sering juga menendang bola pada tembok rumah secara terus menerus,” ungkap Ananda.
Ananda mengaku bangga dengan Putra tunggalnya ini. Walau berawal dari club amatiran di desa, dengan tekun Yabes mengejar cita-cita yang terpendam dan mencapai tujuan dengan bangga.
Yabes sendiri mengakui keinginannya memakai Baju Club Persab Alor, dan memakai baju Garuda sejak pulang dari Pertandingan sepak Bola Devisi II Ligina Denpasar Lumajang.
Pengakuan lain dari Kepala Sekolah SD Negeri Moru II, Mariam Mamalei, SPd anak asuhnya di bangku Sekolah Dasar tersebut, Gesit sejak kecil dalam bermain sepak bola.
“Saya mengakui hal ini dan semasa SD selalu ikut pertandingan sepak bola antar SD, Tingkat Kecamatan, pada Kegiatan Porseni yang di selenggarakan di Desa Eibiki, Kecamatan Mataru, Kabupateb Alor, dan sekolah kami mendapat juara I,” kenang Mamalei.
Lebih jelasnya, Mamalei membeberkan bahwa Yabes bukan saja jago bermain sepak bola tetapi juga mahir meniup Seruling. Yabes kini menjadi ikon bagus karena telah membuktikan prestasi dan kualitas diri di tingkat nasional. (iwan kamelang)
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_tabs][vc_tab title=”BIODATA” tab_id=”1387653848-1-68″][vc_column_text css_animation=”bottom-to-top”]
Nama : Yabes Roni Malaifani
Nama Tenar : Besto
TTL : 06 Pebruari 1996
[/vc_column_text][/vc_tab][vc_tab title=”KELUARGA” tab_id=”1387653848-2-57″][vc_column_text css_animation=”bottom-to-top”]
Ayah : Anus Malaifani (Alm)
Ibu : Sepriana Ananda Fanpula Malaifani
Saudara/i:
1. Orpa Malaifani,
2. Imanuel Malaifani (alm)
3. Erit romantit Malaifani
[/vc_column_text][/vc_tab][vc_tab title=”KARIR” tab_id=”1387654623987-2-7″][vc_column_text css_animation=”bottom-to-top”]
– KadypatinFC
– Gaza FC
– Putra kenari
– Persab Alor
– Devisi II Ligina Denpasar-Lumajang
– Timnas U-19 piala AFC
[/vc_column_text][/vc_tab][/vc_tabs][/vc_column][/vc_row]



