suluhnusa.com – Pengusaha sekaligus pemilik kapal Fantasi Express 88, Benediktus Lelaona alias Ben Tenti diminta untuk bertanggungjawab atas kejadian tabrakan terhadap nelayan Solor, di selat Lohayong, 31 Agustus 2019.
Walau kapten kapal naas tersebut, Romanus Daton Keraf, 36 thn, beralamat di Kelurahan Selandoro, Wangatoa Timur Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata, sudah ditahan oleh aparat kepolisian di polsek Adonara Timur, sebagai pemilik kapal Benediktus Lelang harus bertanggungjawan baik secara materiil maupun moril. Termasuk bertanggungjawab untuk mencari dan menemukan nelayan yang diketahui bernama Sulaieman Apang, warga Lohayong Solor Timur.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, ketika dihubungi suluhnusa.com, 31 Agustus 2019 malam.
“Saat tib di Lembata sebelum mengikuti undangan kegiatan Festival Tiga Gunung, saya sudah minta kepada pemilik kapal Fantasi Expres harus bertanggungjawab. Baik secara moril maupun materiil. Bahkan bertanggungjawab untuk mencari dan menemukan nelayan yang kena musibah tabrakan itu. Pemilik kapal harus bertanggungjawab penuh,” tegas Wabup Agus Boli.
Sementara itu kepada Kekuarga Agus Boli meminta agar tetap sabar, karena dirinya sudah meminta semua pihak untuk mencari sampai menemukan nelayan yang bernama Sulaieman Apang, warga Lohayong Solor Timur tersebut. Selain aparat, warga juga dilibatkan untuk mencari diseputaran selat dan sekitarnya.
“Pemerintah Kabupaten Flores Timur juga ikut bertanggungjawab atas musibah ini dalam proses pencarian sampai menemukan nelayan warga solor ini termasuk bantuan lainnya. Semoga bapak Sulaeman Apang, korban tabrakan tersebut dapat ditemukan dan kembali selamat di tengah keluarga,” tulis Wabup Agus Boli dalam pesan whatsapp kepada suluhnusa.com, 31 Agustus 2019 malam.
Wabup Agus Boli menambahkan, Nahkoda kapal sudah ditahan dan proses terus berjalan. Saya siap menjadi saksi. Pencarian tetap dilakukan. Dan pengusaha pemilik kapal harus bertnggungjawab,” tegas Wabup Agys Boli sembari mengingatkan agar kedepan Kapal cepat yang melintas di selat Solor Adonara, Lembata an larantuka mesti membunyikan sirene ketika melewati keramaian karena banyak nelayan yang memancing ikan di selat tersebut.
BACA JUGA:
Wabup Agus Boli Tenangkan Massa Yang Hendak Bakar Kapal Fantasi Express 88
Sementara itu, pemilik Kapal Fantasi Express 88, Benediktus Lelangona alias ben Tenti belum bisa dihubungi.***
sandrowangak












