suluhnusa.com_Reka ulang atau rekonstruksi pembunuhan Angeline kembali digelar pada Senin 6 Jul 2015.
Dari pagi TKP pun sudah disesaki oleh warga yang ingin melihat langsung para tersangka dan jalannya rekonstruksi. Rencananya rekonstruksi dilakukan pada pukul 09.00 WITA, namun rencana itu molor lantaran kuasa hukum Margriet, Hotma Sitompul belum hadir.
Margriet dan Agus tiba di lokasi secara bersamaan tapi dengan menggunakan kendaraan berbeda. Mereka mendapat pengawalan yang sangat ketat. Hal itu dilakukan untuk menjaga keselamatan keduanya dari amukan massa yang geram atas perbuatan kejinya terhadap Angeline.
Saat tiba, Margriet dan Agus tak luput dari caci maki ratusan warga Denpasar. “Pembunuh..pembunuh..,” teriak ratusan warga yang berusaha meringsek masuk barisan 1 Kompi sabhara dari Polresta Denpasar, Senin 6 Juli 2015.
Rekonstruksi pun baru dimulai pada pukul 10.10 WITA. Adegan demi adegan dilakukan sesuai dengan BAP. Peran Angeline diperankan oleh seorang anak penyidik.
Namun sayang yang ditunggu-tunggu yaitu Margriet ogah menjalankan perannya. Perannya digantikan oleh penyidik perempuan. Tapi wanita 60 tahun itu tak membantah semua yang diperagakan dalam rekonstruksi.
Hanya saja ada adegan yang membuat Agus naik pitam terhadap Margriet. Dia menyebut Margriet bohong ketika dalam adegan dirinya sudah berdiri di depan kamar Margriet. Padahal, menurut Agus, dia dipanggil Margriet dan melihat bocah manis itu tergeletak tak berdaya.
Agustinus Tay Adamai pemuda 25 tahun asal Sumba Timut NTT, juga sempat membanting tiang kayu di hadapan mantan majikannya, Margriet saat rekonstruksi tesbut. Itu dilakukan Agus karena emosi dipandang sinis oleh Margriet.
Emosi Agus terjadi ketika adegan Agus yang menyebutkan saat itu dipanggil oleh Margriet dari dalam kamar. Saat itu saja, Margriet mengaku bahwa dirinya tidak pernah memanggil, kemudian kembali terdiam sambil menatap sinis Agus.
Hal itu dituturkan Haposan Sihombing, Kuasa hukum Agus. Kemarahan Agus tumpah saat mempraktikkan adegan di mana Margriet memanggil Agus untuk masuk ke dalam kamar Margriet.
“Tadi waktu adegan sempat berselisih pendapat sedikit antara Margriet sama Agus. Agus emosi banting tiang rumah bilang (ke Margriet) kau pembohong,” kata Haposan.
Kekesalan Agus memuncak lantaran menyebut jika ia dipanggil ke dalam kamar oleh Margriet.
“Agus bilang dia dipanggil ke dalam kamar oleh Margriet. Agus ke luar dan masuk ke kamar Margriet melihat Angeline sudah tergeletak,” katanya.
Kala itu, Agus melihat Angeline tengah dijambak rambutnya dan kepalanya dibanting ke tembok dan lantai oleh Margriet. Sementara Margriet tak mengaku memanggil Agus. Margriet menyebut jika kala itu Agus sudah berdiri di depan kamarnya.
“Tapi Margriet bilang dia tidak manggil. Margriet mengatakan bahwa dia melihat Agus lagi berdiri depan kamarnya. Pada saat itulah Agus membanting tiang dan mengatakan kamu jangan jadi pembohong kepada Margriet,” pungkas Haposan. (kresia)
