suluhnusa.com_pada tanggal 16 April 2014, Marius Dawa menghadap Panwas Kabupaten Lembata. Sesuai laporan tim sukses Aba Taher.
Pada tanggal 09 April 2014 jam 01.00 siang dalam laporan tim Aba Taher tersebut ketua Tim Mustapa Tapo menyatakan pada tanggal 06 April 2014 Marius Dawa konsuldasi di desa Kolontobo, Ke dua saudara Marius Dawa mengubah surat suara Nomor urut Aba Taher.
Ketua Panwas Kabupaten Lembata Dr. Rahfael Boli membuat surat panggilan kepada saudara Marius Dawa untuk klarifikasi pada tanggal 16 April 2014, ternyata laporam semua tidak terbukti.
Tanggal 06 April 2014 Marius Dawa tidak pernah konsuldasi di desa Kolontobo dan tidak pernah mengubah surat suara. Sekarang siapakah yang menanggung malu?
“Kita satu kampung selama ini saya tidak pernah melakukan demikian sesuai laporan mereka. Dimakah letak tali persaudaraan kita selama ini. Jangan kita belajar selalu lempar batu sembunyi tangan. Kita selalu memperhatikan kesalahan orang lain tapi kita tidak pernah menyadari perbuatan kita,” ungkap Dawa.
Dawa mengajak para tim sukses di desa Kolontobo agar meninggalkan ego, saling menuding diantara satu sama lain. Mereka tidak pernah menyadari ada 3 faktor di desa yaitu, Opu Lake, Ana Bai , Kakak Adik.
Yang lucu di kolontobo pengurusnya ego tinggi tetapi caleg tersebut tidak berada di desa kolontobo. Caleg tersebut ada di Jakarta pada saaat pencoblosan. Tetapi pengurusnya saling menuding satu sama yang lain. (vinsenkerong/sultanalygeroda)
