Proyek Nongol di Akhir Tahun, Lurah Kaget

suluhnusa.com_Warga kaget. Ketua RT kaget dan Lurah juga kaget. Ternyata ada proyek akhir tahun nongol diwilayah mereka. Proyek akhir tahun yang menghebohkan.

Boleh jadi ini upaya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang untuk menghabiskan anggaran di akhir tahun.

Hal ini bisa di lihat di RT 04/RW02 Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang, dengan dibangunnya jalan beraspal lebih kurang seratus (100) meter  persegi di wilayah itu  sejak tanggal 20 November 2013 lalu.

Anehnya proyek dadakan itu tidak diketahui Lurah, RT dan masyarakat, bahkan tidak dilengkapi papan nama proyek sehingga baik Lurah maupun masyarakat tidak mengetahui asal usul proyek dimaksud. Lurah Bello Drs Marthen Benu yang dikonfirmasi suluhnusa.com di ruang kerjanya Senin 02-12-2013 pagi kaget adanya proyek itu.

“Proyek apa, dari mana, siapa yang kerja, mengapa saya sebagai Lurah tidak diinformasikan ?” tanya Benu heran. “.

Saat di konfirmasi suluhnusa.com, Benu di dampingi   Sekretaris Lurah Bello Thomas Lende, SH. Lende juga mengaku baru mengetahui adanya proyek itu setelah proyek selesai dikerjakan beberapa hari yang lalu.

“Saya juga baru tahu ada proyek jalan itu beberapa hari lalu dari staf, jadi pak tolong konfirmasi saja ke Dinas PU Kota Kupang” tandasnya.

 

Ketua RT 04/RW 02 Bello,  Nadus Tuan di kediamanya kepada suluhnusa.com juga menyatakan hal yang sama. Bahkan ia meminta media ini untuk menulis lebih keras, terkait proyek jalan dimaksud.

Pak wartawan tolong tulis lebih keras bilang saja saya RT yang bicara kalau itu proyek dadakan akhir tahun Dinas PU, karena saya ketua di lingkungan ini tidak di informasikan ,” pintanya kesal.

Tiga orang warga sekitar,  Oktofianus Okto, Yosep Faku dan Paul Tuan juga mempertanyakan jalan aspal dadakan di lingkungannya. Karena mereka sebagai warga tidak mengetahui siapa yang mengerjakan proyek dimaksud sebab tidak ada papan nama proyek.

Lebih anehnya lagi menurut Paul Tuan, yang namanya proyek aspal, mestinya jalan sudah ada. Bukan pengerasan langsung dilanjutkan dengan aspal pada bulan yang sama. Karena jika demikian, kwalitas proyek diragukan.

“Yang namanya proyek  jalan secara teknis mestinya dilakukan atau dikerjakan aspal pada jalan yang sudah ada. Bukan jalan baru atau pengerasan langsung dilanjutkan dengan pengaspalan. Karena jika demikian kwalitas jalan rendah,” jelas Tuan. 

Sampai berita ini diturunkan, Kepala Dinas PU Kota Kupang Beni Sain belum berhasil ditemui. (Goris Takene) 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *