Belum Ada Bakal Calon Yang Lolos Jadi Calon

suluhnusa.com-Hari ini, Selasa, Oktober 2016, 15 paket yang bertarung di pilkada tiga kota/kabupaten, Lembata Flores Timur dan Kota Kupang menyerahkan berkas syarat bakal calon dan syarat pasangan calon.

Sebab setelah tahapan pemeriksaan kesehatan berakhir 28 September 2016, tahapan berikutnya adalah perbaikan syarat bakal calon dan syarat pasangan calon.

Hal ini disampaikan Ketua KPUD Lembata, Piter Payong kepada media ini melalui pesan whatsApp, 4 Oktober 2016 siang.

Payong mengungkapkan, sejak 30 September 2016 sampai dengan 4 Oktober 2016, tahapan pilkada memasuki tahapan perbaikab berkas dokumen.

“Hari ini sampai dengan pkl.00 malam nanti, semua paket bakal calon harus sudah memasukan semua berkas dokumen perbaikan sesuai dengan rekomendasi KPUD yang sudah disampaikan melalui surat beberapa waktu lalu”, ungkap Payong.

Lebih jauh Payong menegaskan, sejak pagi, Selasa, 4 Oktober 2016 pihak KPUD Lembata sedang menerima berkas dokumen semua paket bakal calon.

“Sejak pagi kami sudah menerima dokumen berkas paket bakal calon. TITEN dan VIKTORY sudah kami terima. Sunday, halus dan winners sdang dalam proses karena harus antri”, tegas Payong.

Payong kembali menegaskan, saat ini mereka hanya menerima berkas dokumen bakal calon dan bakal pasangan calon dan tidak langsung di umumkan sekaligus.

“Masih ada tahapan penelitian dan pengumuman juga penetapan bakal pasangan calon menjadi pasangan calon”, ungkap Piter yang juga mantan jurnalis ini.

Tahapan final penelitian berkas dokumen bakal calon dan bakal pasangan calon terjadi pada tanggal 11 sampai dengan 15 oktober 2016.

“Belum ada bakal calon yang dinyatakan lolos menjadi calon. Tunggu kami teliti lagi baru kita umumkan dan tetapkan calon”, tegas Payong.

Sementara itu, Komisioner KPUD Lembata, Bernabas Marak kepada suluhnusa.com sebelumnya membeberkan beberapa paket bakal calon harus melengkapi kekurangan berkas sesuai rekomendasi KPUD.

Sebut saja misalnya, dokumen syarat bakal calon bupati dari paket TITEN, Herman Loli Wutun, direkomendasikan untuk memasukan berkas yang asli.

Katrena pada saat pendaftaran, syarat bakal calon bupati dari paket TITEN memasukan berkas dokumen hasil scan.

“Mungkin waktu itu belia (pa herman) di jakarta sehingga dokumennya di scan lal di kirim via email baru diprint tim suksesnya. Dan itu kita minta melengkapinya dengan yang asli”, ungkao Marak.

Berkas dokumen paket lain yang kurang misalnya, syarat bakal calon wakil bupati Lembata paket Viktori,.Muhammad Nazir tidak memasukan ijazah SMA karena hilang. Dan untuk menggantinya harus ada surat keterangan dari sekolah bersangkutan sesuai dengan aturan menteri pendidikan dan kebudayaan.(sandro wangak)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *