Tukan Tanam Pohon, Yosni Resmikan Sekolah

suluhnusa.com_Wakil Bupati Kabupaten Flores Timur, Valentinus S. Tukan, S.AP, menanam anakan pohon sepanjang jalan di mulai dari Danau Asmara, menuju pantai Kwuta.

Kegiatan ini berlangsung saat memasuki tahun baru si Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Jenis anakan pohon yang di tanam berupa Gaharu, Cendana, dan jati.

Dalam sambutannya, Valens Tukan menyampaikan, gerakan menanam ini memiliki maksud dan tujuan mulia yaitu menata aset pariwisata sepanjang jalan menuju pantai Kwuta. Gaharu dan Cendana adalah jenis pohon yang pernah mengharumkan nama Flores Timur.

“Namun kini telah punah. Karena itu sekaranglah waktunya kita menanam. Disamping menata, agar bisa menggaet wisatawan maka Jalan perlu di perbaiki,” ungkap Valens Tukan.

Setelah memberikan amanat, sebagai tanda simbolik Valens Tukan, Wakil Bupati Flores Timur menanam anakan pohon, yang kemudian secara serentak juga diikuti oleh warga yang mengikuti kegiatan menanam pohon, sepanjang 1 KM menuju pantai Kwuta.

Di tempat yang berbeda, setelah menanam pohon, di pantai Kwuta, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kabupaten Flores Timur, Jhon Fernandez berjanji tahun anggaran 2016, akan ada perbaikan jalan menuju pantai Kwuta, di lanjutkan ke arah Noping jaga, Batu payung, dan Paing haka.

Tokoh masyarakat Desa Waibao, Sakarias Ola Nitit berharap penuh kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur. Apa yang merupakan janji pemerintah perlu di implementasikan. Pemerintah telah merasakan dan melihat sendiri keadaan jalan yang sebenarnya. Saat musim hujan seperti sekarang, maka mobil tak akan bisa melewati, hal ini dikarenakan kondisi jalan yang memprihatinkan.

“Kami warga Desa Waibao mengucapkan banyak terimakasih kepada Wakil Bupati, telah memperhatikan salah satu aset pariwiasata kami. Dan terlebih lagi rela jalan kaki hanya untuk menanam anakan pohon sepanjang 1 km menuju pantai kwuta,” tandas Ola Nitit.

Dalam kegiatan ini, hadir juga beberapa rombongan yang mendampingi Wakil Bupati antara lain; Kantor Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Flores Timur, serta beberapa utusan dari Kantor Kecamatan Tanjung Bunga.

 

 Sementara itu Bupati Flores Timur, Yoseph Lagadoni Herin,S.Sos meresmikan SMA Swasta Lewolema menjadi SMA Negeri 1 Lewolema di Desa Bantala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur awal tahun 2016.

Peresmian sekolah ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Flores Timur, Pembukaan selubung papan nama SMAN 1 Lewolema oleh Kepala Dinas PPO Kabupaten Flotim, Drs. Bernadus Beda Keda,M.Ap dan Camat Lewolema Yohanes Ibi Hurint,S.Sos dan penandatangan prasasti oleh Bupati Flores Timur.

Sebelumnya, rombongan Bupati Flores Timur di terima dengan sapaan adat dan tarian hedung di pintu masuk gedung SMA Negeri 1 Lewolema oleh tua adat dari Desa Bantala, Painapang dan Riangkotek

Bupati Flotim Yoseph Lagadoni Herin dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam beberapa tahun ini Pemerintah Kabupaten Flores Timur sudah banyak mendirikan sekolah baru dan usaha menegerikan sekolah. Hal ini dilakukan karena, kurang lebih sepuluh tahun yang lalu data angkah putus sekolah di Kabupaten Flores Timur sangat tinggi.

“Menjawab masalah ini saya mengajak kepala Dinas PPO Kabupaten Flotim untuk berdiskusi akhirnya sebagai solusinya dicoba setiap satu kecamatan minimal satu SMP Negeri dan satu SMA/SMK Negeri. Dengan ini kita berharap angkah putus sekolah ini bisa berubah ke hal yang positif di kemudian hari,” tutur Yosni.

Yosni Herin menambahkan Momentum hari ini merupakan sebuah berkah bagi masyarakat Lewolema di awal tahun, yang sudah dinantikan puluhan tahun. Namun berkah ini mengandung tanggung jawab dan mengandung resiko. Hari ini dengan penegerian SMA Lewolema menjadi SMA Negeri 1 Lewolema tanggung jawab itu beralih dari Badan Penyelenggara kepada pemerintah Kabupaten Flores Timur. Tetapi bukan berarti masyarakat Lewolema lepas tanggung jawab.

“Masyarakat Lewolema mempunyai peran atau tanggung jawab besar untuk membangun sekolah ini. Oleh karena itu kepada orang tua/wali arahkan anak-anakmu untuk bersekolah di SMA ini, kepada kepala sekolah dan guru-guru jadikan sekolah ini menarik untuk orang-orang yang hendak bersekolah di SMA Negeri 1 Lewolema ini,” pesan Yosni.

Esterlina Naitonis,S.Pd salah satu guru yang telah mengabdi dua tahun di SMA Negeri 1 Lewolema ini ketika diwawancara penulis saat acara berlangsung mengatakan sebagai guru tentu merasa senang akan peristiwa hari ini. Peristiwa hari ini merupakan jawaban nyata akan harapan dan perjuangan selama ini.

“Mudah-mudahan sekolah ini menjadi tempat yang nyaman bagi guru-guru dan siswa/siswi serta bisa memberikan yang terbaik buat anak didik, sekolah sehingga eksistensi SMA Negeri 1 Lewolema tetap harum,” harap Ester

 (tobias t. ruron & jemmy paun)

One comment

  1. Tukan Tanam Pohon, Yosni Resmikan Sekolah. Gerakan menanam ini memiliki maksud dan tujuan mulia yaitu menata aset pariwisata sepanjang jalan menuju pantai Kwuta. Semoga bisa di laksanakan secara kontinuitas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *