Hatiku dan Hujan itu

Hujan itu akan tetap seperti itu,,,
Seperti dirinya dan takkan berubah…
Ia akan turun saat dirinya ingin semuanya basah…
Ia akan pergi saat dirinya rasa bahwa semua telah basah…
Hatiku sama seperti hujan itu…
Akan tetap menjadi dirinya dan tak akan berubah…
Hatiku akan tertawa saat ia ingin tertawa…
Ia akan menangis saat ia rasa waktunya ia menangis…
Hatiku dan hujan itu akan tetap seperti dulu hingga nanti…
Sama seperti hujan,,,
Akan tetap turun walau semua tak ingin basah…
Akan tetap turun walau banyak yang menghujamnya…
Namun hari ini berbeda…
Hatiku berbeda hari ini…
Ia tak dapat tersenyum lagi…
Semuanya telah berhasil membuatnya meraung…
Hari ini hatiku dan hujan itu terus menangis…
Untuk istirahatpun mereka sudah tak mampu…

Aku Dan Bunga Mereka
Aku berjalan sendiri…
Kulihat bunga milik mereka…
Bunga itu menertawakanku…
Dengan tertawa ia berkata kepadaku
kasihan dirimu…
Kau kalah dari orang yang selalu kau ingin ubah
Kau kalah dari mereka yang kau anggap bisa kau bantu…
Seharusnya kau yang perlu mereka bantu
Aku terdiam…
Ku berpikir sejenak…
Ku perhatikan bunga yang dikatakan indah oleh banyak orang…
Aku tertawa melihat dan mendengar kata-katanya…
lebih kasihan lagi kau bunga…
Kau indah karena milik orang…
Kau indah karena ada kumbang…
jika tak ada kumbang,,,
Kau tak bisa bangga bunga…
Kau bangga pada apa yang menjadi milik orang…”
“ kau bunga-bunga mereka…
Kau sama seperti mereka…
Mereka bangga…
bangga akan milik orang…
bangga akan kepunyaan orang…
Aku tak punya..
aku memang tak bisa…
Tak ada yang bisa aku banggakan…
Tapi setidaknya aku tak seperti kau dan mereka…
Kali ini aku memang gagal…
Tapi kau dan mereka akan melihat bagaimana aku akan bangun…
Kalian akan melihat bagaimana nanti aku akan bangga…
Bangga pada apa yang aku punya…
Tidak seperti bunga mereka…”

Yoseph Y.M.Wuwur

One comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *