suluhnusa.com_Makan makanan lokal itu gaul. Ada kue Tart Pisang, Dodol dari Jewawut dan Tumpeng dari Singkong.
Hari sabtu tanggal 5 September 2015, pada tingkat satuan pendidikan SMPN Satu Atap Riangpuho, merupakan hari khusus, sebagai hari pengembangan diri yang dilakukan diluar kelas.
Biasanya dilakukan kegiatan olahraga bersama, dan kegiatan cinta alam. Sebagai kelanjutan dari mata pelajaran Muatan lokal, siswa bersama guru mata pelajaran bersepakat untuk melaksanakan kegiatan masak memasak yang bahan masakannya adalah bahan lokal yang dibawa oleh siswa secara sukarela.
Siswa dibagi dalam beberapa kelompok, berdasarkan tugas yang telah ditentukan. Ada kelompok yang membuat tar dari buah pisang, Tumpeng dari singkong, dodol dari jewawut, dan jagung bose. Nampak siswa sangat antusias dalam melaksanakan masak memasak ini.
Menurut Viktor Hokon, siswa kelas IX, pada kelompok membuat dodol dari jewawut, bahwa praktek memasak ini, dapat membantu kami kaum lelaki, agar tidak ketinggalan dalam hal memasak khususnya membuat dodol yang bahannya dari jewawut.
Berbeda dengan Viktor Hokon, Vera Kelen pada kelompok memasak Tumpeng, ungkap Vera bahwa, tumpeng ini, sangat gampang memasaknya, karena bahannya terdiri dari, singkong yang telah diparut, kelapa yang sudah diparut, gula pasir, dan sedikit air.
Sedangkan Epi Kelen kelompok yang membuat tar dari buah pisang, sambil tersenyum malu sambil menjelaskan, dengan belajar memasak kue tar yang terbuat dari buah pisang ini, dapat menambah pengetahuan, sekaligus menambah nilai ekonomi keluarga.
Berbeda dengan siswa, guru mata pelajaran muatan lokal Emirensiana Bewa Kerans, S.Pd mengungkapkan, dengan memasak makanan lokal ini, dapat membantu siswa, agar lebih mencintai makanan lokal ini sendiri, sekaligus membantu siswa lebih mahir dalam hal memasak, walaupun hasil masakan ini, belum semuanya menghasilkan yang terbaik.
Seperti jewawut yang akan menghasilkan dodol, tetapi kesalahan mencampur bahan dan air, akhirnya menghasilkan bubur jewawut.
Yeremias Lagadoni Paun,
Guru Smpn Satap Riangpuho,
Anggota Agupena Flotim.
082 145 777 653




