SULUH NUSA, LEMBATA – PERPUSTAKAAN Goris Keraf di Kabupaten Lembata mendapat program stimulan 3T dari Perpustakaan Nasional.
Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas Kepala Badan Perpustakaan Goris Keraf Kabupaten Lembata, Apolonaris Mayan saat menerima kunjungan dari Perpustakaan Nasional di ruangan kerjanya, 9 Februari 2023.
Tiga pustakawan dari Perpustakaan Nasional yakni Kristiantiwi, S. sos, Rita Suartini, S. Ip, Sofia Nur Aisyah, S. IIP, dijadwalkan berada di Lembata selama beberapa hari ke depan untuk melakukan survey terkait kesiapan sasaran penerima bantuan Perpustakaan stimulan 3T untuk Kabupaten Lembata.
Apol Mayan menjelaskan di Lembata literasi informasi perlu mendapatkan perhatian lebih, terutama masyarakat di pedesaan yang jauh dari pusat kota Lewoleba.
Untuk meningkatkan minat baca masyarakat Apol bersama jajarannya menjelaskan di hadapan Pustakawan Nasional dari Perpustakaan Pusat, strategi Perpustakaan Goris Keraf mengunjungi masyarakat. Bukan masyarakat yang datang mengunjungi Perpustakaan tetapi perpustakaan yang mengunjungi masyarakat.
“Untuk itu saat ini pihaknya sudah membuka pojok baca di Rumah Sakit umum Daerah Kabupaten Lembata agar para pengunjung dan pasien bisa mengakses perpustakaan dengan membaca buku. Pasien atau keluarga pasien bisa memanfaatkan waktu luang untuk membaca agar dapat meringankan beban psikologi”, ungkap Apol Mayan.
Mayan meminta dukungan perpustakaan Nasional untuk meningkatkan infrastruktur pelayanan perpusatakaan berupa proposal bantuan Pocadi (Pojok Baca Digital).
Dan oleh karena Perpustakaan adalah sumber kehidupan, maka Perpustakaan Goris akeraf Kabupaten Lembata sedang merancang Kegiatan ekonomi produktif berupa pembuatan kursi dengan bahan lokal dan pelatihan pelatihan yang berbasis budaya.
“Kita harus menghilangkan stigma perpustakaan adalah tempat pembuangan menjadi perpustakaan adalah sumber kehidupan. Tempat transformasi yang mampu menghidupkan orang dengan ilmu yang ia baca melalui buku di perpustakaan,”, ungkapnya.
Berdasarkan keputusan Bupati Lembata ada empat desa yang masuk dalam desa terdepan tertinggal dan terbelakang yakni Desa Ria Bao, Desa Pada , Desa Wulandoni, Desa Leubatang. Selain desa desa tersebut sasaran lembaga yang akan disentuh dengan program stimulan 3T adalah RSUD Lewoleba dan Lapas Kelas III Lembata dengan bantuan 500 judul buku dan fasilitas lainnya.
NONTON
LIVE KUNJUNGAN PERPUSTAKAAN NASIONAL KE PERPUSTAKAAN GORIS KERAF KABUPATEN LEMBATA
Rita Suartini, S. Ip, dari Perpustakaan Nasional menjelaskan pemerintah mengambil peranan penting dalam meningkatkan literasi informasi di Indonesia dengan membuka pojok baca digital yang bahkan ditempatkan di lokasi lokasi umum. Misalnya Kantor Dinas Kependudukan, Pelabuhan rakyat dan tempat umum lainnya.
Ia mengungkapkan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebagai representasi pemerintah menjadi lembaga terdepan dalam peningkatan literasi informasi di Indonesia.
Pada kesempatan itu, tim dari Perpustakaan Nasional melakukan survey ke RSUD Lewoleba, Lapas Lembata dan tiga desa lainnya yang sudah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lembata sebagai desa terbelakang dan tertinggal. +++ sandrowangak
