Tiga Anak di Monang Maning disodomi Pria ABG

suluhnusa.com_Terkait kasus sodomi yang dilakukan oleh remaja tanggung berinisial F (16 tahun) kepada 3 orang korbannya yaitu A (9 tahun), D (10 tahun)  dan S (9 tahun) yang kesemuanya  berstatus siswa di sekolah Yayasan Islam ternama TB yang berlokasi di Kawasan Monang-maning, Denpasar Barat.

P2TP2A sebuah lembaga swadaya milik pemerintah Kota Denpasar meminta dengan tegas agar sang pelaku segera ditahan

Kasus sodomi yang serupa dengan kasus kekerasan seksual yang terjadi di Jakarta belum lama ini, cukup menampar Bali khususnya kota Denpasar sebagai centralnya pendidikan di pulau Dewata.

Ketua P2TP2A, Saerah menegaskan jika pihaknya telah berusaha meminta kepada pihak Kepolisian Kota Denpasar (Polresta) untuk segera menahan sang pelaku.

“Saya sudah minta kepada Polresta supaya tersangka ini ditahan, tapi tidak tau kenapa kok masih berkeliaran di Yayasan itu,” ungkap pengacara yang biasa dipanggil Ipung ini, dihubungi, Sabtu (19/4).

Selain leletnya pihak kepolisian juga pihaknya sangat menyayangkan adanya keterlibatan Yayasan yang sengaja menutup-nutupi kasus tersebut padahal hal ini pernah terjadi 2 atau 3 tahun yang lalu dengan kondisi yang sama.

“2-3 tahun lalu itu ada 2 orang siswa juga di sodomi oleh seniornya jadi kasus yang sekarang juga hampir sama, sayangnya kalau dulu Yayasan mengeluarkan pelaku dan korban kalau yang sekarang menurut polisi harus cukup bukti baru bisa ditahan,” bebernya.

Menurutnya pihak Yayasan juga seharusnya mendapatkan hukuman yang setimpal karena dinilai telah lalai dalam melakukan pengawasan terhadap siswanya.

Seperti diketahui P2TP2A merupakan lembaga perlindungan anak yang sangat concern terhadap kasus-kasus kekerasan kepada anak yang terjadi di kota Denpasar. Karenanya pihaknya akan terus  berupaya menekan tindak kekerasan yang dilakukan terutama pada anak. (kresia)

One comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *