Kampanye Terakhir, Nasdem Singgung Lobi Proyek di Karangasem

suluhnusa.com, Sebagai partai Baru yang baru kali ini mengikuti Pemilu, partai Nasional Demokrat (Nasdem) sangat menginginkan partainya bisa lolos dan menang khususnya di Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan dihelat 9 April mendatang.  

Hal ini disampaikan oleh Mayjen TNI Purn I Gusti Kompyang Manila selaku anggota Majelis Tinggi partai Nasdem usai melakukan orasi di kampanye putaran terakhir yang berlangsung di Lapangan Gajah Wea, desa Abang, Kabupaten Karangasem, Kamis (3/3).

“Saya optimis sebagai partai Baru Nasdem bisa lolos dan menang di Pileg, paling tidak jika tidak satu fraksi ditiap kabupaten ada minimal 1,” katanya.

Kampanye terbuka putaran terakhir partai besutan Surya Dharma Paloh ini terlihat dihadiri ribuan massa serta pendukung simpatisan partai. Selain dihadiri oleh IGK Manila, juga dihadiri oleh Ketua DPW Nasdem provinsi Bali IB Oka Gunastawa, Pelingsir tokoh masyarakat Karangasem yang juga caleg DPRD Bali, I Wayan Kari Subali, caleg DPRD kabupaten Karangasem I Gede Putu Sudita, Ketua DPD Kota Denpasar Gede Widiada serta para caleg kab/kota lainnya.

 Dalam orasinya, Ketua DPW partai Nasdem provinsi Bali, IB Oka Gunastawa, mengatakan bahwa tidak semua parpol menggunakan kesempatan yang diberikan oleh KPU untuk menggunakan putaran terakhir. Namun Nasdem diberikan kesempatan kampanye dan menurutnya ini pertanda baik.

Oka Gunastawa juga mengurai jika elit-elit di Karangasem terlalu bernafsu untuk menjual kekayaan Karangasem buktinya dengan adanya indikasi korupsi yang dilakukan oleh para pejabat di lingkungan Karangasem. Dia juga menohok bahwa di Karangasem sering terjadi lobi-lobi proyek yang sangat tinggi namun sayangnya tidak sebanding dengan angka kemiskinan di Karangasem.

“Lobi proyek di Karangasem tinggi tidak sebanding dengan tingginya kemiskinan di Karangasem, karenanya saya tegaskan disini bahwa partai Nasdem sebagai partai baru bukanlah barang baru, jadi mari kita lakukan perubahan,” katanya berapi-api.

Sementara itu, IGK Manila lebih menekankan jika partainya kalah maka dia tidak bisa menutupi rasa malunya.

“Karena Nasdem tidak punya presiden, tidak punya bupati jadi kalau Nasdem di Karangasem kalah malu saya, terus apa yang disampaikan oleh pak Oka Gunastawa itu benar ada proyek pipa  yang di korupsi sebesar 6,7 trilyun bisa hilang begitu saja, kenapa? Karena mereka takut kalau Nasdem menang,” tandasnya.

Sayangnya kampanye tersebut masih sama seperti partai lainnya yang melakukan kegiatan serupa yaitu masih banyak melibatkan anak-anak. Anak-anak usia 10 hingga 15 tahun ini tampak menggunakan atribut kaos serta bendera partai.(kresia)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *