Terlanjur Melaju


Dari ketinggian bukit
ribuan alasan menguar dari bibirmu
hingga menyumpal setiap mulut
juga aku yang tak pernah punya alasan untuk menahanmu
walaupun aku tak pernah menerima alasan kepergianmu
namun derap kaki terlanjur melaju seiring inginmu
Dari kedalaman arus ombak yang pongah
telah menarik ragamu memuja safar
teriakan lemah wanita beruban kau biarkan hilang bersama fajar
lalu ramadhan ini tiba bersama nada azan pria uzur yang kian lemah
Dan kau terus melaju menuju entah

Adonara, April 2021

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *