Merespon Tuntutan Zaman, MTs Al-Hidayah Wewit Gelar Pelatihan Menulis Bagi Siswa

Kelak, lahir penulis-penulis yang mampu berkontribusi dalam mengahrumkan nama daerah melalui gagasan dan karya-karyanya.

Maksimus Masan Kian saat menjadi Narasumber Pelatihan Menulis

suluhnusa.com – Yayasan AL-Hidayah Wewit, Kecamatan Adonara Tengah menggandeng Asosiasi Guru Penulis Indonesia (AGUPENA) Cabang Flores Timur menggelar Pelatihan Menulis bagi siswa baru. Kegiatan ini dilaksanakan pada har iSabtu, 20 Juli 2019 di MTs Al-Hidayah Wewit Kecamatan Adonara Tengah. Kegiatan ini di ikuti sebanyak 50 orang peserta didik baru pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) AL-Hidayah Wewit.

Sebagai narasumber Pengurus Yayasan mengundang Maksimus Masan Kian, S.Pd, Ketua Umum Agupena Cabang Flores Timur dan Asy’ari Hidayah Hanafi, S.Pd Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Agupena Cabang Flores Timur. Keduanya hadir masing-masing menyajikan materi Motivasi menulis dan Teknik Menulis Puisi dan Jurnalistik Sekolah.

Kegiatan tersebut diadakan dalam rangkaian acara Masa Taaruf Madrasah (MATSAMA). Ditemuai disela-sela kegiatan Kepala MTs AL-Hidayah Syukur Ibrahim,S.Ag mengatakan dalam merespon tuntutan zaman dan meningkatkan kemampuan siswa dipandang perlu melaksanakan kegiatan pelatihan menulis.

“Kegiatan ini juga bertujuan menghidupkan  Gerakan Literasi Sekolah dan menggali potensi peserta didik dalam bidang tulis menulis”.

Di tahun ini Yayasan AL-Hidayah yang didirikan sejak tahun 1985 mulai berbenah kearah yang lebih baik, Ketua Pelaksana Harian Yayasan AL-Hidayah Ramadan Ismail, S.Sos menyampaikan sudah saatnya peserta didik diperkenalkan dan diakrabkan dengan kegiatan tulis menulis, karena hal ini akan memacu kreativitasnya dalam belajar dan menciptakan banyak karya. Di bidang akademik sekolah ini pernah meraih juara I Olimpiade Sains Madarasah tingkat Propinsi NTT tahun 2017.

Senada dengan pengurus Yayasan AL-Hidayah, Maksimus Masan Kian menyatakan kesediannya membantu memotivasi anak-anak di mana saja ketia beliau dibutuhkan. “Saya selalu bersedia menanamkan motivasi menulis kepada siswa di mana saja termasuk di MTs dan MAS AL-Hidayah ini”. Ungkap Maksi.

Beliau juga berharap semoga kelak, lahir penulis-penulis yang mampu berkontribusi dalam mengahrumkan nama daerah melalui gagasan dan karya-karyanya.

Seusai mengikuti kegiatan Bulan Samputri salah seorang peserta yang ditemui mengungkapkan kegembiraannya lanratan dapat mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini menyenangkan karena materi disajikan dalam suasana yang akrab dan komunikatif dan kami pun langsung mempraktekkan apa yang telah disampaikan narasumber. “ Kami menulis puisi dan berita sesuai dengan langkah dan kerangka yang diberikan sehingga menjadi sangat mudah”. AkuSiswaKelas 10 MAS Al-Hidayahini.***

 

Ary Toekan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *