Guru Harus Digugu

suluhnusa.com_Berpusat di Halaman SMP Negeri satu Atap Riangpuho pada selasa 25 November 2014, Perhimpunan Guru Republik Indonesia (PGRI) ranting Waibelen Tanjung Bunga melaksanakan apel memperingati Hari ulang Tahun PGRI yang ke 69.

PGRI ranting Waibelen Tanjung Bunga terdiri dari, Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri satu atap Riangpuho, SD Inpres Lamaojan, SD Negeri Bunga Tanjung Riangpuho, SD Inpres Rianpuho, SD Inpres Riangkeroko, SDK Tanah Belen, SD inpres Bou, TKK St. Fransiskus, TKK Sta. Dominika, TKK St. Dominikus, PAUD Baut Payung, PAUD Beto Balik Ri’in Tawa, dan PAUD Mada Urat.

Apel terlaksana tepat puku 08. 30, dihadiri oleh Pengawas TK/ SD, Kepala sekolah TK/ PAUD, SD dan SMP, Guru – guru pada sekolah- sekolah se- Ranting Waibelen, siswa – siswi dari SMP Negeri Satu Atap Riangpuho, Sekolah Dasar Negeri Bunga Tanjung Riangpuho, SD Inpres Riangpuho, dan TKK St. Dominikus Riangpuho, hadir juga para kepala Desa, dan Ketua Komite di Wilayah Ranting Waibelen.

Seluruh petugas apel bendera menjadi tanggungan guru- guru, yang dibagi peran antara guru TK, SD, dan SMP. Menjadi pemimpin upacara pagi itu adalah wakil kepala Sekolah SMPN Satu Atap Riangpuho Wilhelmus Kopong, dan sebagai pembina Agustinus Hajon ketua PGRI Ranting Waibelen.

Agustinus Hajon dalam amanatnya, mengajak seluruh Guru yang terhimpun dalam PGRI Ranting Waibelen agar tetap memuliakan profesinya seiring dengan perkembangan kurikulum yang selalu berubah.

Kegiatan siswa saat hari PGRI di Riangpuho (foto: masankian)
Kegiatan siswa saat hari PGRI di Riangpuho (foto: masankian)

“Guru adalah sebuah profesi yang mulia, menjadi guru adalah sebuah panggilan luhur maka saya mengajak dihari yang mulia ini, kita tetap memuliakan profesi kita sebagai guru yang bisa di gugu,” ungkapnya.

Setelah apel, seluruh peserta apel dalam barisan berarak menuju ke pekuburan Umum desa Waibao dan melakukan upacara penghormatan dan membakar lilin dikubur arwah guru- guru diwilayah itu yang sudah meningal dunia.

Acara kemudiaan dilanjutkan dialua SMP Negeri Satu Atap Riangpuho, yang diisi dengan beberapa mata acara hiburan yang dibawahkan oleh siswa- siswi SD dan SMP. Diantaranya, lagu terimah kasih guruku, Puisi tentang Jasa Guru tanpa Tanda jasa, demonstrasi tentang sebuah Organisasi dan Fragmen tentang pertobatan siswa yang nakal dibawahkan oleh OSIS SMP Negeri Satu Atap Riangpuho. Selain itu, diisi juga dengan tarian Jai Sumba yang dibawahkan Oleh Siswa-siswi dari SD Lebao Tanjung.

Acara dilanjutkan dengan mengelar dialog bersama Bapak Antonius Hadjon wakil ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, dan Bapak Mikhel Hayon Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur. Dihadapan para wakil – wakilnya, Pengawas TK/ SD, kepala sekolah dan juga guru- guru meminta perhatiaan dari pemerintah atas kekurangan – kekurangan yang dialami oleh guru – guru di wilayah itu diantaranya, jalan, listrik, kekurangan air bersih, Persoalan DAK (Dana Alokasi Khusus) yang bermasalah dan masih terkatung- katung, persoalan Gaji guru swasta yang dibawah standar kelayakan, Jumlah penempatan guru – guru Negeri yang masih minim di hampir semua sekolah, pengangkatan tenaga Honor daerah yang tidak adil, pengurusan NUPTK yang berbelit- belit, ketiadaan biaya operasional di Unit UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas ) di Kecamatan, juga permintaan tower telkomsel untuk memudahkan guru –guru mengakses internet sesui tuntutan kurikulum dan pemanfaatan untuk pengiriman data Dapodik dan lain- lain secara online.

Atas Semua pertanyaan dan permintaan guru- guru dan kepala sekolah ini, Dua anggota Legislatif Kabupaten Flores Timur, mengaku bahwa dalam hubungan dengan pembangunan memang kita tetap memperhatikan pembangunan apa dan dimana yang harus menjadi prioritas.

Apalagi kabupaten kita terdiri dari tiga (3) pulau sehingga pembagiaan titik –titik pembangunan harus merata, sebagai Anggota DPRD yang adalah wakil rakyat tentunya, kami tetap terus berusaha dan berjuang untuk bisa memenuhi sekian permintaan ini. (maksimus masan kian)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *