Ibu

Ku tatap pagi bening ku

Rona kekuningan gemulai menguning

Tajam bayang sesekali mengharadik gelap kulit ku

Nirwana berpapas
menyapa sutra jiwa

Riang meriak
menerka nama ibu
Biarlah

Rembulan reba pada pangkuan samudra
Nun rasak gemuruh bukit menutup timang -timang mu

Oo Ibu . . ”

Dekap sekejap jiwa lunglai ini

Usik sedetik raga luka ini

Jamah sebentar tubuh kaku ini

Timang lagi aku Di sebalik ketuban dulu

Lunglai meludah di perakitan ujung mentari

Berbiak sungai menghantar pesan rahasia ku

Bergegar aku dalam diam

Berpacu aku dalam angkara cakrawala

Menanti semilir
Gelombang lepas menanti pesan

Adakah rindu ini sampai ke hujung pangkuan mu

Oo Ibu . .
Aku rindu

Fani Stefani

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *