LEMBATA, SULUH NUSA – Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Pengawas Ad Hoc, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lembata selenggarakan kegiatan konsolidasi di Pantai Desa Desa Bour, Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata, Rabu 11 Mei 2023.
Menghadirkan Baharudin Hamzah para peserta bersama Komisioner Bawaslu Lembata ikut melepas tukik usai kegiatan.
Baharudin Hamzah yang merupakan Pegiat Pemilu pun diundang hadir langsung sebagai Narasumber pada kegiatan ini. Sementara peserta kegiatan adalah pengawas ad hoc yakni Ketua dan Anggota, Kepala Sekretariat, Staf Teknis dan Pendukung Panwaslu Kecamatan Se – Kabupaten Lembata.
Selaku pemerintah setempat hadir juga pada kegiatan ini Pejabat yang mewakili Camat Nubatukan Roswati B.L serta Kepala Desa Bour Konradus Sura.
Paulina Yesua B. Tokan selaku Ketua Bawaslu Lembata dalam arahan membuka kegiatan, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan pembinaan dan penguatan kelembagaan pengawas ad hoc tentunya pengkapasitan sumber daya kelembagaan ad hoc dalam pelaksanaan pengawasan tahapan Pemilu.
“Sejak pembentukan kelembagaan ad hoc tentunya Bawaslu Lembata sudah memberikan Bimtek, namun dengan hadir Narasumber kita siang hari ini, mari kita memperdalam ilmu kepengawasan kita. Dari setiap periodisasi Pemilu terlahir regulasi terbaru yang mengatur secara lebih teknis, untuk itu kita terus menyesuaikan dalam pelaksanaanya”. Kata Ina Tokan.
Ina Tokan juga menyampaikan beberapah tahapan Pemilu sedang berlangsung yang tentunya diawasi oleh Bawaslu Lembata bersama ad hoc.
Selain itu Ina Tokan juga menekankan pengawas harus selalu mengkapasitasi diri dengan belajar dan terus belajar, baca, pahami regulasi tugas kepengawasan.
Menjaga integritas adalah penting karena sebagai seorang pengawas integritas diri harga mati, namun demikian dengan integritas saja tidak cukup tetapi harus memiliki kompetensi, misalnya background keilmuan, pengalaman kepemiluan. Leadership, kemampuan dlm mengorganisir dan mengelolah Networking, penyelenggara adalah kerja dengan jaringan, punya koneksi, dan kolaboratif yg harus menjangkau publik luas.
“Penyelenggara harus bisa bekerjasama, membangun koordinasi dengan semua pihak agar tugas kepengawassn boleh berjalan sesuai dengan harapan dan juga agar publik percaya dengan apa yang penyelenggara lakukan”, ungkap Tokan.
Sementara itu, Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) dan juga Anggota Bawaslu Lembata Lambertus Bala Kolin meminta agar sebagai pengawas Pemilu harus memahami tupoksi kerja yang tentunya didukung dengan kapasitas diri.
“Hadirnya Narasumber kita yang sudah berpengalaman dalam kepemiluan ini, kita harus saling berdiskusi terkait sejauhmana pengawasan kita dan kendalanya sehingga kiat – kiat dan strategi dari Narsum dapat kita implementasikan dalam pengawasan”.
Pinta Lambert.
Sementara Pejabat yang mewakili Camat Nubatukan Roswatih B.L juga di kesempatan ini juga menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Nubatukan terhadap penyelenggara Pemilu.
Demikian juga dengan Konradus Selaku Kepala Desa Bour menyampaikan dukungan terhadap penyelenggara pemilu. Ucapan terimakasih juga Karena Bawaslu menyelenggaran kegiatan di Desa Bour.

Baharudin Hamzah selaku narasumber kegiatan ini, menyampaikan bahwa setiap ada hajatan baik Pemilu maupun Pemilihan, data pemilih menjadi isu krusial. pengawas Pemilu wajib memilki kapasitas terkait pengawasan yang mumpuni dan terus membangun koordinasi sesama pengawas di semua tingkatan dan stakeholders.
“Sebagai pengawas pemilu harus mempunyai pola pikir yang levelnya mesti dinaikan dari teknis menjadi subtansif. Pengawas harus mampu merubah pola pikir baik diri sendiri maupun pemilih. Pemilu bukan soal kalah – menang tetapi lebih ke trust yakni kepercayaan” jelas Bahar.
Sementara dalam diskusi bersama, peserta kegiatan juga menyampaikan terkait pengawasan sudah dilakukan serta kendala dalam pelaksanaannya.+++AlwanArakian Staf HP2MHM
