suluhnusa.com-Balon Bupati Kabupaten Lembata dari paket Winners, Lukas Witak memilih tidur di dalam mobilnya setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, Selasa, 27 September 2016 siang.
Lukas Witak memilih istirahat di dalam mobil karena kecapaian usai menjalani tes treatmild untuk menguji kesehatan jantung.
Cukup lama Lukas Witak tertidur di dalam mobilnya yang diparkir di halaman depan Gedung Ponek RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang. Saat Lukas Witak istirahat dengan tidur didalam mobil, ada balon bupati dan wakil bupati lainnya yang juga mengikuti tes kesehatan di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang tampak asik bercerita sambil berdiri di teras gedung Ponek RSU tersebut.
Ada juga balon bupati dan wakil bupati lain yang sedang makan siang dan istirahat di tempat lain di lingkungan RSU Prof Dr WJohannes Kupang.
Sebanyak sebelas paket bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lembata dan Flotim kembali menjalani tes kesehatan hari kedua di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, Selasa, 27 September 2016. Tes kesehatan bagi balon bupati dan wabup dari kedua kabupaten dimulai sehari sebelumnya, Senin, 26 September 2016.
Lukas Witak terlihat tidur mulai sekitar pukul 13.00 wita hingga sekitar pukul 13.45 wita. Balon Bupati Lembata dari paket Winners ini tertidur pulas meski Cuma bersandar pada kursi mobil yang dibuka ke belakang. Posisi tidur Lukas Witak bisa terlihat karena kaca mobil diturunkan atau dibuka.
Sekitar pukul 13.30 wita, dua dokter muda perempuan terlihat mendatangi mobil dimana Lukas Witak tidur untuk memanggil yang bersangkutan menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan berikutnya.
Namun, karena melihat Lukas Witak masih tertidur pulas, dan ada salah satu balon wakil bupati mengatakan kalau Lukas Witak masih istirahat, kedua dokter muda tersebut kemudian kembali masuk ke gedung Ponek RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang.
Saat berjalan masuk kembali ke dalam gedung Ponek itu, salah satu balon Bupati Lembata yang sedang berdiri sambil ngobrol bersama wartawan dan balon bupati lainnya, mengatakan kepada kedua dokter muda, bahwa jika ingin mencari pak Lukas Witak maka cari yang pakai topi bertuliskan PAN. Kedua dokter muda hanya tersenyum sambil terus berjalan masuk.
Dan karena Witak tidur maka wartawan yang sudah janjian hendak meminta keterangannya pun tidak mendapat kesempatan.
Menurut informasi, Lukas Witak pernah mengikuti pemilukada lima tahun lalu dan menjadi balon Bupati Lembata.
Namun, Lukas Witak tidak lolos tes kesehatan karena dinyaakan mengalami gangguan syaraf oleh tim dokter RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang. Pada pemilukada 2016 ini, Lukas Witak kembali maju sebagai balon Bupati Lembata dan menjalani tes kesehatan di RSU yang sama.
Lukas Witak yang ditemui di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, Selasa, 27 September 2016 siang, disela-sela pemeriksaan kesehatan balon bupati dan wabup Lembata dan Flotim di Apotek Kimia Farma Kupang, belum mau berkomentar dengan alasan masih mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Begitupun saat hendak ditemui di depan gedung Ponek RSU tersebut, Lukas Witak belum bisa dikonfirmasi karena masih istirahat dan tidur. Saat bangun dari tidurnya, Lukas Witak sudah langsung kembali menjalani pemeriksaan syaraf.
Padahal, Senin (26/9/2016) malam, sekitar pukul 19.30 wita, melalui telepon Lukas Witak berjanji akan memberi keterangan kepada wartawan Pos Kupang dan suluhnusa.com disela-sela kegiatan pemeriksaan kesehatan di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang.
Meski demikian, sesuai pantauan wartawan para balon bupati dan wakil bupati Lembata dan Flotim tampak mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dalam tes kesehatan di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang.
Ada balon yang mengisi waktu istirahat sambil telepon , ada juga yang ngobrol bersama balon lainnya.
Misalnya, bakal calon Bupati Paket TITEN, Herman Yosef Loli Wutun, terlihat santai dan meyakinkan. Bahkan Wutun sempat melempar senyum juga bersendagurau bersama beberapa bakal calon dari Flores Timur yang sedang santai di depan ponek.
Herman Wutun kepada wartawan mengatakan dirinya yakin akan lolos. Bagi Herman, dokter hanya bisa memeriksa tetapi soal kesehatan dirinya lebih tau.
“Kesehatan saya, saya lebih tau. Kalau saya tidak yakin, ngapain saya maju jadi calon”, ungkap Wutun sambil berjalan santai ditemani Vian Burin, Balon Wakilnya menuju apotik Kimia Farma untuk melakukan treatmild untuk pemeriksaan jantung.
Hal yang sama juga terlihat pada raut muka bakal calon bupati paket VIKTORI, Viktor Mado Watun. Dia santai dan asyik ngobrol bersama mantan anggota DPRD Provinsi NTT, Adrianus Ndu Ufi dan beberapa wartawan serta Bakal Calon Bupati dari Flotim.
Lalu Yance Sunur, Bakal Calon Bupati Paket SUNDAY dan Linus Beseng, Bakal Calon Wakil Bupati Paket HALUS juga terlihat santai.
Sunur yang ditemui usai menjalani treatmild di apotik Kimia Farma mengungkapkan dirinya bisa melaksanakannya sampai batas waktu yang ditentukan dokter.
“Bahkan pada tiga menit terakhir dirinya meminta dokter untuk menaikan kecepatannya hanya saja dokter tidak mengizinkan”, ungkap Sunur.
Linus Beseng, Bakal Calon Wabup HALUS juga terlihat santai demikian juga Ferdunadus Leu, Bakal Calin Wabup WINNERS dan Muhamad Nasir Bakal Calin Wabup VIKTORI terlihat santai tak berbeban dalam menjalani seluruh proses pemeriksaan kesehatan hari Selasa, 27 September 2016. (sandrowangak)
