suluhnusa.com_Gede PAsek Suardika atau keren di singkat GPS sudah di tending alias di pecat dari Partai Demokrat. Walau ditendang sekalipun GPS masih tenar di kalangan politisi Bali. Alhasil, GPS menjadi pembicara pada Kegiatan AMPI di Bali.
GPS di anggap sebagai politisi Bali yang tahan banting. Bagia beberapa kalangan GPS dinilai memiliki nilai plus sebagai politisi muda Bali yang memiliki komitmen teguh dan tidak gentar dalam menghadapi masalah.
Saat dipecat dari Demokrat nama politisi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika kian menjadi perbincangan setelah didepak dari partai besutan Susilo Bambang Yudhiyono justru semakin eksis di panggung politik nasional.
Bahkan, dalam rangkaian pelantikan DPD Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Bali, Pasek didaulat menjadi pembicara seminar nasional bertema eksistensi politisi muda dalam perpolitikan nasional pada 1 Fabruarii 2104
Awalnya memang ada penolakan keras di inetrnal Partai Golkar terkait masuknya Pasek menjadi pembicara di acara AMPI.
Pasalnya, dari pertimbangan politis masuknya Pasek dalam kegiatan AMPI dinilai justru kurang menguntungkan.
Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Bali Putu Yuda Suparsana mengatakan, hadirnya Pasek dalam acara organisasi kepemudaan yang dibidani Partai Golkar itu, sudah direncanakan matang dan mendapat restu partai.
Hanya saja, setelah Ketua DPD Partai Golkar Bali Ketut Sudikerta memberi restu anggota Fraksi Demokrat DPR itu menjadi pembicara seminar AMPI sehingga rencana tersebut dilanjutkan.
“Pak Sudikerta sebagai dewan penesehat AMPI meminta jalan terus terpenting yang terbaik untuk kami,” ungkap Yuda, 30 Januari 2014.
Dipilihnya Pasek sebagai pembicara seminar AMPI dengan pertimbangan yang bersangkutan sebagai sosok politisi muda asal Bali yang cukup eksis dan mampu berkiprah dalam percaturan politik nasional.
Kiprah dan kemampuan berpolitik putra Bali yang bisa menduduki Ketua KOmisi Bintang (Komiso III), itu layak diapreaasi. Diharapkan Pasek berbagi pengalaman atau kisah sepanjang karir politiknya di tingkat nasional.
Karenanya, diharapkan Pasek dapat menularkan ilmu dan pengalamannya kepada generasi AMPI dan kaum muda lainnya.
Terlebih, selama ini terus intensif menjalin komunikasi dengan Pasek jauh sebelum dipecat dari partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono.
“Kalau kemudian, Pak Pasek saat ini ramai diperbincangakan, masuk dalam dinamika politik nasional yang cukup tinggi, itu suatu kebetulan saja,” terangnya.
Yuda membantah jika partai beringin telah menjalin deal-deal atau komunikasi politik dengan Sekjen Pergerakan Perhimpunan Indonesia itu. Belum ada arah pembicaraan politik ke sana, apalagi sampai menawarkan Pasek bergabung ke Partai Golkar.
Selain Pasek, rencananya dalam seminar digelar di Hotel Kartika Plaza Kuta, menghadirkan Indra J Piliang (Pengamat Politik dan Balitbang DPP Partai Golkar), Ketua Umum DPP AMPI Dave Laksono, Ketua Umum KNPI Taufan Rotorasiko. (sandro wangak)
