suluhnusa.com_ Kota Kupang secara geografis sebagai salah satu daerah otonom yang memiliki pesona alam maupun pesona budaya, seperti wisata alam, wisata kuliner, wisata budaya, maupun wisata sejarah yang mampu menarik para wisatwan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Dra Ester Muhu mengatakan potensi ini merupakan aset yang sangat bernilai serta dapat menarik para wisatawan asing maupun domestik untuk berkunjung dan menikmati wisata yang dimiliki oleh Kota Kupang.
Namun demikian pengolahan objek wisata yang ada juga harus ditingkatkan melalui kesadaran dan kepedulian pemerintah dan masyarakat lokal dalam memelihara objek wisata yang ada.
Termasuk media masa untuk dapat bekerjasama menyajikan informasi yang dapat memperkenalkan pariwisata yang ada di Kota Kupang.
“Saya pikir untuk menata pariwisata di Kota Kupang supaya dapat berkembang serta dikenang luas, tidak semata menjadi tanggungjawab kami, akan tetapi perlu juga dukungan dari pihak lain dan masyarakat luas termasuk media masa untuk memperkenalkan objek wisata yang ada,” tandas Muhu.
Lebih lanjut Ester Muhu mengatakan, beberapa waktu lalu Walikota Kupang Jonas Salean telah meresmikian ekowisata Magrove di Kelurahan Oesapa yang dikembangkan melalui program IFAD Dinas Perikanan Kota Kupang beberapa waktu lalu. Sehingga lokasi itu diharapkan ke depan nantinya menjadi salah satu destinasi tujuan berwisata bagi masyarakat umum tidak saja warga Kota Kupang tetapi juga masyarakat luar.
Karen menurut Muhu, lokasi ekowisata mangrove di Kelurahan Oesapa Barat diyakini bakal menjadi ikon baru pariwisata di Kota Kupang. Selain ekowisata Mangrove, telah hadir juga obyek wisata pantai Batu Kapala di Kelurahan Nunhila yang bakal jadi primadona warga.
“Program Pemerintah Kota Kupang di bidang pariwisata beberapa tahun ini sudah mulai nampak meskipun kecil namun menyentuh langsung warga,” jelas Muhu.
Sedangkan kepada warga sekitar objek wisata juga diminta memiliki peran aktif dalam menjaga tetap terjaganya keamanan serta kebersihan di sekitar objek wisata yang ada termasuk agar pengelolaan dapat berjalan baik di waktu-waktu mendatang.
Karena jika demikian menurut Muhu, akan terjadi peningkatan dalam ekonomi masyarakat yang dapat memanfaatkan untuk membuka usaha kecil di sekitar objek wisata. Juga dapat meningkatkan pendapatan APBD Kota Kupang di waktu mendatang.(goristakene)
