suluhnusa.com_Ketika masalah sampah menjadi semakin akut banyak pihak juga makin peduli. Dan menurut mereka kepedulian terhadap sampah itu merupakan bagian dari kritik terhadap pemerintah.
Kritikan itu datang dari I Gede Ari Astina atau keren Jerinx S.I.D, pentolan Group Band Superman Is Dead kepada wartawan usai membersihkan pantai Kuta 9 Februari 201. Dia mengungkapkan pemerintah semestinya tidak hanya berpikir untuk membuat kegiatan yang berdampak pada uang.
Pemerintah juga mestinya malu atas kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Pemerintah sebagai pelayan masyarakat harus juga adil dan bertanggngjawab atas pemeliharaan lingkungan.
“Jangan hanya melakukan kegiatan yang ujung-ujungnya uang. Pemerintah mestinya malu. Pemerintah juga harus bertanggungjawab atas lingkungan. Apalagi sampah di pantai kuta. Perhatian pemerintah terhadap lingkungan ujung-ujungnya rekalamasi yang berdampak pada investasi uang,” kritik Jerinx.
Contoh, ungkap Jerinx, program Go Green yang diceruskan oleh Pemerintah Provinsi Bali seakan tidak berdampak apapun terhadap lingkungan di Bali. Go Green hanya sebatas wajana. Sebatas ide yang tidak diaplikasikan dengan baik dalam kehidupan berlingkungan. Sampah di Pantai Kuta menurut Jerinx sudah sering terjadi setiap tahun. Oleh karena itu butuh perhatian serius pemerintah bagaimana mengatasi ini.
Memang saat ini kita semua peduli dengan sampah. Rela memilih. Memilah dan membersihkan, akan tetapi tanpa ada solusi dari pemerintah akan menjadi pekerjaan yang wajib pada setiap musim penghujan datang.
Jauh sebelum kegiatan pembersihan pantai yang dilakukan oleh beberapa komunitas diantaranya, Komunitas Bali Bersih, Bullhead, SID dan Surfer girl ini, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dengan wakil Gubernur Ketut Sudikerta bersama pejabat di lingkup pemprov Bali sudah lebih dahulu menyapa sampah. Tepatnbya, 29 Desember 2013.
Seperti diberitakan suluhnusa.com kedatangan orang nomor satu dan dua di Bali saat itu, sungguh istimewa. Bersama jajaran pejabat dan beberapa kepala Dinas, dan juga Karo Humas Provinsi Bali, Ketut Teneng rombongan ini menyapa tamu istimewa itu. Menyapa sampah alias membersihkan sampah kiriman itu.
Terlihat Gubernur dan wakil Gubernur berserta para pejabat itu berbaur bersama warga Kuta menyapu, mengumpulkan sampah dan diangkut oleh armada mobil Dinas Kebersihan Kabupaten Badung yang sudah siap dilokasi.
suluhnusa.com, yang hadir pada saat itu menyaksikan betapa pedulinya Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta soal kebersihan.
Bukan karena Pantai Kuta sehingga kedua pejabat ini datang membersihkan sampah yang berserakan tetapi karena konsentrasi dan komitmen mereka terhadap program Clean yang disatukan dengan Green itu-atau keren disebut Green and Clean.
Memang sejauh mata memandang, Pantai Kuta sepanjang bulan Desember sampai dengan Februari, ribuan wisatawan berbaur bersama jutaan ton sampah. Dan kedatangan Pastika dan Sudikerta ini menunjukkan kepeduliaannya terhadap tamu yang satu ini. Tamu istimewa di Bulan Desember, Sampah. (sandrowangak)
