SIKKA – Yayasan PAPHA Indonesia bersama Forum CSO menyalurkan bantuan paket sembako kepada 100 penerima manfaat yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026.
Bantuan tersebut disalurkan kepada penerima manfaat yang terdiri atas Orang dengan Disabilitas Psikososial (ODDP), Caregiver, dan Kader Kesehatan Jiwa (Keswa) yang tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kelurahan Madawat, Kota Uneng, Kota Baru, dan Waioti di Kabupaten Sikka.
Direktur Yayasan PAPHA Indonesia, Bernardus Lewonama Hayon; mengatakan kegiatan yang diselenggarakan Yayasan PAPHA Indonesia adalah bentuk kolaborasi bersama Forum CSO untuk mendukung kelompok rentan khususnya orang dengan disabilitas psikososial terhadap akibat gempa bumi yang melanda bumi Flores.
Lebih lanjut Narto Hayon ( sapaan manisnya ) menuturkan upaya PAPHA Indonesia dan Forum CSO mendukung psikososial bagi anak di kelurahan Waioti dan penyaluran air bersih di Kecamatan bola. “dalam pelaksanaannya, Yayasan PAPHA Indonesia dan Forum CSO bekerja sama dengan pemerintah di masing-masing Kelurahan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan kepada penerima manfaat secara tepat dan terkoordinasi” ungkap Narto Hayon.
Yosef Suyanto Nong Files; selaku Lurah Waioti memberikan apresiasi kepada Yayasan PAPHA Indonesia dan Forum CSO mendukung Empat Kelurahan termasuk Kelurahan Waioti . Lurah Waioti menuturkan untuk 12 RT yang ada di pesisir pantai di kelurahan Waioti saat ini tengah mengungsi di posko mandiri di 6 lokasi.
“Siang hari masyarakat beraktivitas di rumah dan di tempat kerja dan ketika sudah sore dan malam hari di posko darurat terutama ibu ibu dan bayi balita Terkait bantuan pemerintah , Nong Files mengatakan bahwa pihak BPBD Kabupaten Sikka sudah menyakurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak di wilayah kelurahan Waioti.

“untuk anak anak masih taruma karena baru mengalami gempa Flores sehingga secara psikososial perlu di dampingi terus menerus untuk mengembalikan pikiran dan perasaan secara normal” pungkas Nong Files.
Penyaluran paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para penerima manfaat, terutama dalam masa tanggap darurat.
Selain penyaluran paket sembako, yayasan PAPHA indonesia dan Forum CSO juga melakukan dukungan psikososial kepada anak-anak di posko pengungsian Kelurahan Waioti bersama Prodi Psikologi Unipa juga dukungan air bersih di posko pengungsian Hokor dan Ipir di Kecamatan Bola bekerjasama dengan Pemerrintah Kecamatan Bola.
Yayasan PAPHA Indonesia bersama Forum CSO juga terus mendorong kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak dalam memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan akibat bencana.+++
bastian.kopong
