suluhnusa.com_Hidup harus sealur. Selaras, pun seimbang. Zaman modern manusia lalu mengartikan hidup ini haruslah sealur dengan perkembangan zaman. Memiliki harta. Bergaya Louis Viton. Mewah-mewahan. Semua itu ada masanya. Hidup ibarat barang ada masa kadaluarsa. Saat manusia pada masa kadaluarsa (hidup tak seimbang-red) meditasi pun menjadi saluran.
Sore beranjak. Menjelang senja. Matahari di sudut langit Pulau Dewata menguning indah. Tak heran Bali disebut pulau Dewata. Negeri surga. Tahta para dewa-Dewi. Mentari terlihat rupawan disela bunga-bunga bypass Hayam Wuruk. Ada music khas “Para Dewata” mengalun merdu mengantar sekelompok orang yang sedang konsentrasi melakukan olah raga, olah jiwa, olah rasa dan olah pikiran.
Seseorang yang belakangan diketahui sebagai Guru Merta Ada, guru Meditasi pada Bali Usada telaten membimbing sekelompok orang itu menuju konsentrasi tingkat tinggi. Sejauh ini menurut pengakuan Ada, ada sekitar 9800 orang sudah mengikuti kelas meditasi di Bali Usada sejak didirikan 20 tahun lalu.
Sekilas cerita ini bahwa Bali Usada ini merupakan kelas Meditasi didirikan oleh sekelompok orang 20 tahun lalu di Pulau Bali. Dan saat ini Merta Ada tetap setia menjadi guru meditasi untuk jutaan orang di seluruh dunia. Banyak kalangan yang datang dari berbagai pelosok. Dari berbagai Negara. Dan dari berbagai agama.
Kelas Meditasi Bali Usada yang saat ini sudah berumur 20 tahun, tepatya 14 Agustus 2013 lalu akan tetapi perayaan ulang tahun ini dikemas secara berbeda. Banyak kegiatan yang dilakukan diberbagai daerah bersama sahabat bali usada. Sebut saja, misalnya, di semarang, Solo, Palembang, Jakarta, Surabaya, Trawas sudah dilakukan kegiatan untuk ini.
“Khusus Bali kami melakukan secara berbeda. Dengan menggelar festival Bali Usada selama satu hari. Disana masyarakat bias bermeditasi bersama secara gratis. Ada pameran dan berbagai kegiatan lainnya, “ ujar Nyoman MIyoga ketua Panitia Hut Bali Usada ke 20 kepada wartawan, 12 November 2013 di Sanur.
lebih lanjut Miyoga menjelaskan, kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2013 di Gedung Ksirarnawa Art Centre Bali.
Sementara itu, Ely, penanggungjawab teknis kegiatan menjelaskan, Festival Bali Usada ini diperkirakan akan hadir sekita 3000 orang dari seluruh Indonesia. “bahkan ada beberapa Sahabat Bali Usada akan datang saat festival di gelar,” tutur Ely. Festival ini lebih pada kegiatan social, Sekaligus memperkenalkan bahwa Bali memiliki ilmu meditasi yang cukup mumpuni dalam mengolah pikiran untuk hidup.
Pada kegiatan yang akan digelar dari pagi sampai malam pkl. 20.00 tesebut masyarakat umum akan diberikan kelas meditasi cinta kasih, meditasi pikiran harmonis, konsultasi dan meditasi penyembuhan penyakit badan maupun pikiran, kelas yoga dan berbagai kegiatan social lainnya.
“Dan semua ini gratis untuk semua masayarakat,” tegas Ely.
Sementara itu, Guru Merta Ada, menjelaskan Kehidupan manusia, adalah kehidupan tiga dimensi yaitu fisik, mental dan spiritual. Jadi perkembangan manusia secara menyeluruh berarti pemenuhan kebutuhan fisik, emansipasi mental dan kemajuan spiritual. “Semua itu bias seimbang tergantung pikiran,” tegas Merta Ada.Dan Bali Usada senantiasa membuka kelas meditasi bagi seluruh kalangan agar hidup menuju sukses.
Dalam kegiatan yang Festival Bali Usada tersebut akan dirangkai dengan seminar menghadirkan Adi W Gunawan-the maind navigator scientific dan penulis buku; Reza Gunawan, pengajar self healing; KAdek Suambara, pelaku spiritual modern; Made Robert, motivator dan Merta Ada, Guru Meditasi Kesehatan. Kegiatan ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang berpikiran harmonis melalui meditasi dapat membantu hidup yang sukses dan damai. (sandro wangak)
