Dari Musik hingga Pertanian, Jambore PART Alor Tengah Selatan Buka Ruang Talenta Anak

Menjadi tempat anak-anak dan remaja mengalami persaudaraan, belajar bersama dan semakin bertumbuh dalam Kristus

KALABAHI — Jambore Pelayanan Anak dan Remaja (PART) Klasis Alor Tengah Selatan akan digelar pada 5-7 Oktober 2026 di Jemaat GMIT Betel Lonpui,

Berdasarkan rilis berita yang diterima Suluhnusa.com, pada Jumat, 2 Oktober 2026, Kegiatan tersebut melibatkan 23 jemaat serta siswa-siswi SD GMIT Silaipui dengan mengusung tema “Berakar, Bertumbuh dan Berubah dalam Kristus.”

Jambore PART tidak hanya dirancang sebagai kegiatan persekutuan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak dan remaja untuk memperkuat iman sekaligus mengembangkan talenta dan keterampilan.

UPP PART Klasis Alor Tengah Selatan, Pdt. Demes Asone, S.Th., mengatakan tema yang diusung menggambarkan proses pembinaan generasi muda.

“Berakar berarti memiliki dasar iman yang kuat di dalam Kristus. Bertumbuh berarti mengembangkan iman, karakter dan talenta yang Tuhan berikan. Sedangkan berubah berarti menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan,” ujar Demes.

Menurut dia, anak-anak dan remaja tidak hanya diarahkan untuk mengenal Tuhan, tetapi juga dipersiapkan menjadi generasi yang mampu berkarya dan melayani.

Ketua Klasis Alor Tengah Selatan, Pdt. Yeritha Maniley, M.Th., mengatakan gereja memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan generasi muda sejak dini.

“Kalau kita menginginkan gereja yang kuat di masa depan, maka hari ini kita harus menanamkan iman dan karakter yang kuat kepada anak-anak dan remaja,” katanya.

Ia mengatakan anak dan remaja perlu diberikan ruang untuk belajar, bertumbuh, berkarya dan mengambil bagian dalam pelayanan.

Ketua Panitia Jambore PART, Abraham Atallo, S.Fil., mengatakan salah satu kegiatan yang menjadi kekuatan dalam jambore tahun ini adalah Kelas Cerdas.

Program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenali sekaligus mengembangkan minat dan talenta masing-masing.

“Kami ingin peserta pulang tidak hanya membawa kenangan, tetapi juga keterampilan dan pengalaman baru. Melalui Kelas Cerdas, mereka dapat belajar sesuai minat dan talenta masing-masing,” kata Abraham.

Kelas Cerdas mencakup sejumlah bidang, di antaranya organ, gitar, ukulele, cajon, suling, olah vokal, MC/public speaking, pengkhotbah cilik, pertanian, daur ulang dan pangan lokal.



Kepala SD GMIT Silaipui, Pdt. Melky A. Angi, S.Th., mengatakan keterlibatan sekolah dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan anak secara utuh.

“Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang iman, karakter dan keterampilan. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar bekerja sama, percaya diri, mengembangkan talenta dan menemukan potensi yang Tuhan berikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat Betel Lonpui, Pdt. Yambros Jupiter Awang, S.Th., menyatakan kesiapan jemaat menjadi tuan rumah.

“Kami menyambut seluruh peserta dengan sukacita. Kiranya Betel Lonpui menjadi tempat anak-anak dan remaja mengalami persaudaraan, belajar bersama dan semakin bertumbuh dalam Kristus,” ujarnya.

Jambore PART Klasis Alor Tengah Selatan diharapkan menjadi momentum pembinaan generasi muda, terutama dalam membangun fondasi iman sekaligus membuka ruang bagi anak dan remaja untuk mengembangkan potensi.

Melalui tema “Berakar, Bertumbuh dan Berubah dalam Kristus”, kegiatan tersebut diarahkan untuk mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki dasar iman, tetapi juga mampu berkarya dan mengambil bagian dalam pelayanan.+++


j. K


Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *