Realisasi Janji Julie Laiskodat, 1.000 Bibit Ayam Disalurkan ke Alor

Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Tapi kami juga berharap ada pendampingan lanjutan, supaya usaha ini benar-benar berhasil

KALABAHI, – Komitmen Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, dalam mendorong penguatan ekonomi desa mulai direalisasikan di Kabupaten Alor.

Bantuan tahap pertama berupa 1.000 ekor bibit ayam disalurkan kepada dua kelompok ternak di Desa Nurbenlelang, Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU), Sabtu, 3 Mei 2026.

Program ini merupakan tindak lanjut dari janji yang disampaikan saat agenda reses pada Februari 2026.

Aspirasi tersebut sebelumnya disuarakan oleh masyarakat melalui Koordinator Kelompok Usaha, Omri Manilani, yang menilai sektor peternakan ayam potong memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Alor dari Fraksi NasDem, Joni Tulimau, yang hadir mewakili Julie. Selain bibit ayam, bantuan juga mencakup pakan, tempat pakan, lampu pemanas, serta perlengkapan penangkaran.

“Ini amanah dari Bunda Julie. Beliau tidak hanya mendengar, tetapi juga menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” ujar Joni dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan tahap awal. Pada tahap berikutnya, direncanakan tambahan 1.000 ekor ayam, sehingga total bantuan mencapai 2.000 ekor, termasuk ayam petelur.

Meski demikian, efektivitas program ini masih akan sangat bergantung pada kapasitas kelompok dalam mengelola bantuan. Pengalaman di sejumlah daerah menunjukkan, bantuan ternak kerap terkendala pada aspek manajemen, pakan berkelanjutan, hingga pemasaran hasil produksi.

Joni sendiri mengingatkan pentingnya pengelolaan yang serius dan terencana.

“Bibit ayam ini adalah peluang ekonomi. Kalau tidak dikelola dengan baik, bisa gagal. Tapi kalau serius, ini bisa jadi sumber pendapatan tetap,” tegasnya.

Ia juga mendorong anggota kelompok untuk aktif belajar dan membangun kerja sama internal agar usaha tidak berhenti pada tahap bantuan semata.

Program ini dinilai memiliki potensi dampak strategis, mulai dari peningkatan pendapatan rumah tangga, pembukaan lapangan kerja, hingga kontribusi pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat desa.

Namun, keberlanjutan program tetap menjadi tantangan utama yang perlu mendapat pendampingan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Nurbenlelang, Marthen Lanmau, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut, sekaligus berharap adanya kesinambungan program.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Tapi kami juga berharap ada pendampingan lanjutan, supaya usaha ini benar-benar berhasil,” ujarnya.

Ia menegaskan, masih banyak potensi desa yang membutuhkan dukungan, baik di sektor peternakan, pertanian, maupun perikanan.

Penyaluran bantuan ini turut dihadiri pengurus Partai NasDem tingkat kabupaten dan kecamatan, serta anggota kelompok ternak penerima manfaat.+++


j.k


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *