ADONARA, SULUH NUSA – Institut Keguruan dan Teknologi (IKTL ) Larantuka, Flores Timur menggelar kegiatan Praktek Kuliah Lapangan (PKL) selama bulan Maret 2023 di Desa Danibao, Kecamatan Adonara Barat Kabupaten Flores Timur.
Hal ini di sampaikan oleh Feliksianus Sengaji Sabon; mahasiswa program studi Fakultas Teknologi IKTL. Kepada Media ini, Enol Sengaji Sabon mangatakan bahwa sebanyak 7 mahasiswa mahasiswi IKTL mengadakan kegiatan praktek lapangan di Desa Danibao yang menyebar di Dusun Era, Dusun Ubek dan Dusun Riangduli.
Penyebaran ke tiga dusun ini, lanjutnya; menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar mengenal lebih dekat, merasakan dan bersama masyarkat untuk melakukan kegiatan pembangunan Dian edukasi di tengah masyarakat Desa Danibao.
Lebih lanjut Enol Sengaji Sabon menuturkan bahwa IKTL memiliki besaran program kegiatan 2023 yakni Kampus Gempur Stunting, Demokrasi Pemilu dan Ekologi Penghijauan Lingkungan.Terhadap besaran program tersebut pihaknya menambahkan bahwa selama satu bulan (Maret) 2023 di desa Danibao, telah melakukan kegiatan yakni kegiatan penghijauan di mata air, kegiatan posyandu dan sosialiasi stunting, pembuatan plan kantor desa Danibao, pembuatan tempat sampah, penanaman rumput hijau di kompleks kantor desa Danibao, sosialiasi pembelajaran berbasis media di sekolah sekolah.
Yustinus Kopong Raya selaku Kepala Desa Danibao menuturkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa IKTL sangat membantu masyarakat dan pemerintahan desa Danibao dimana dengan berbagai kegiatan tersebut memacu semangat masyarakat untuk terlibat dalam roda pembangunan di desa Danibao” kerja nyata yang dilakukan oleh mahasiswa IKTL semestinya dilakukan tersebut ketika turun ke masyarakat dengan berpedoman pada implementasi kurikulum merdeka belajar” terang kades Yustinus.

Senada, Yos Lamen Lein Dan Benediktus Geroda; staf desa Danibao juga mengungkapkan bahwa dirinya mengaku bangga dengan kehadiran dan kegiatan mahasiswa dari IKTL tersebut.
Bagi mereka kegiatan tersebut memampukan mahasiswa untuk berani keluar dari zona nyaman di perkuliahan untuk terlibat dan merasakan kebutuhan kebutuhan masyarakat di tengah dinamika pembangunan yang sedang berjalan.+++Bastyan Kopong
