SULUH NUSA, ADONARA – Semangat menjaga toleransi sebagai warisan leluhur Lamaholot menggema dari Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timir, NTT.
Tepatnya dari Stasi St. Darius Lewokemia, Sandosi, Paroki Witihama, Keuskupan Larantuka. Ratusan orang muda katolik sedang berkumpul membina diri dan iman, saling belajar dan memberi inspirasi juga bersukacita dalam memuji Tuhan.
Uniknya, kegiatan OMK Paroki Witihama yang dikemas dalam Witihama Youth Day Jilid III tahun 2022 ini, diikuti juga oleh puluhan remaja masjid dari beberapa desa di Kecamatan Witihama.
Kegiatan sudah berlangsung selaman dua hari. Hari pertama, 1 Juli 2022 sebelum berlangsung misa dan seremonial pembukaan, sebanyak 700 peserta mengarak Salib Yesus masuk rumah adat Desa Sandosi sebelum ditahktakan di Altar kegiatan OMK.
Seremonial pembukaan berlangsung meriah. Pastor Paroki Witihama RD. Amatus Witak sebelum memukul gong tanda dibukanya kegiatan WYD III, menekankan saat ini konflik terjadi di mana mana disebabkan orang orang termasuk orang muda katolik sudah meninggalkan adat dan budaya.
“Konflik terjadi di mana mana karena meninggalkan kearifan lokal. Orang muda harus tinggalkan ego masing masing. Dan saya berpesan jadikan gereja, stasi dan OMK sebagai rumah. Lalu yang terakhir Tabor menjadi tempat sukacita., ungkap Amatus Singkat.
Untuk itu, kegiatan OMK Paroki Witihama ini menjadi bagian dari refleksi iman, termasuk refleksi budaya dan diharapkan OMK menjadi agen perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat di stasi masing masing masing.
Suasana hangat, riuh dan penuh sukacita tergambar dalam seremonial pembukaan sejak parade peserta sampai menyanyikan yel yel dari 15 stasi yang ada di Paroki Witihama.
Dalam kegiatan tersebut juga diisi pentas seni, tutur kitab suci dalam bahasa Lamaholot, materi kepemimpinan, materi perkawinan dari sudut pandang budaya Lamaholot dan agama dan materi Usaha Kecil menengah dari Komunitas PODKOP Arisan Ilmu.
Saat acara pembukaan, RD. Mikhael Samon Beraona, selaku Pastotr Moderator OMK tiba tiba berdiri di depan panggung dan memanggil nama nama remaja masjid yang menjadi peserta Camping Rohani WYD III.
Sebanyak 5 peserta dari Remaja masjid maju ke depan panggung dan memperkenalkan diri sekaligus Desa Asal.
Kelima remaja masjid itu mengaku senang dan bahagia mengikuti kegiatan WYD III dan berbaur bersama OMK. Alasan mengikuti kegiatan tersebut karena ingin berkenalan sekaligus menambah wawasan dalam hidup beragama.
Mikhael Beraona, Romo Moderator saat mendengar pengakuan remaja masjid ini, mengatakan kepercayaan akan Tuhan menjadi hak semua orang dan tetaplah teguh pada Islam sebagai agama yang dianut oleh peserta WYD dari Remaja Masjid.
Seperti disaksikan SuluhNusa.Com (weeklyline media network), Remaja Islam yang ikut WYD juga terlibat menjadi peserta lomba. Misalnya dari salah satu peserta wanita dalam lomba fashion show busana daerah adalah remaja masjid. Dan salah satu peserta pria mengikuti perlombaan Stand Up Comedy.
“Terimakasih karena sudah mau bergabung dalam WYD III. Saya tidak akan membaptismu menjadi katolik. Tetaplah teguh pada Islam sebagai agama kepercayaanmu. Kita semua satu dalam Allah, ” Ungkap Mikhael Beraona, 1 Juli 2022.
Berdasarkan data yang didapat SulihNuda.Com (weeklyline media betwork) dari panitia WYD III, sebanyak 12 remaja masjid dari enam desa (stasi-red) hadir menjadi peserta dari 15 Desa atau stasi yang berada di Witihama.
Terdata, Stasi Pledo sebanyak 1 orang atas nama Afrian Lamawuran. Stasi Lamabelawa sebanyak dua orang yakni Fadly Tokan dan Alfian Bahi.
Stasi Weranggere dua orang yaitu Man Bahi dan Laga Lamawuran. Stasi Oringbele tercatat tiga orang, Ayu Baodai, Yeni Ladopura dan Qibol Ladopura.
Sedangkan Stasi Lewokemie Sandosi ada Igo Lamatokan sementara Stasi Riangduli sebanyak tiga orang yaitu Ayu Atasoge, Putri Bahi dan Ijal L. Ona
Ketua Panitia Lokal, Silvinus Ola, mewakili Kepala Desa Sandosi meminta kepada semua peserta WYD untuk ikut dalam kegiatan ini dengan sebaik mungkin.
“Dia juga mengungkapkan mewakili seluruh umat bukit tabor memohon maaf apabila ada hal hal yang tidak berkenan, ” Ungkap Ola.+++sandrowangak
Galeri Foto Fashion Show dan Stand Up Comedy :
















