SULUH NUSA, SIKKA- Dalam rangka mendukung pelestarian dan penghijauan lingkungan alam, Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Katolik Caritas Maumere, menggelar kegiatan Penanaman Anakan Pohon Bambu di bantaran sungai Kali Gute di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka.
Sebanyak 10.000 anakan pohon bambu di tanam di wilayah tersebut. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 16 Mei 2022.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh peserta didik, guru dan pegawai satuan pendidikan SMAS Katolik Caritas Maumere bekerjasama dengan Pemerintah Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.
Kepada SULUHNUSA (WEEKLYLINE MEDIA NETWORK), Tarsisius Kris Lidi, S. Fil, selaku Kepala Sekolah mengungkapkan kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan hari pendidikan nasional 2022.
Lebih lanjut, imbuhnya, kegiatan penanaman ini juga sebagai sebuah upaya untuk promosi sekolahnya.
Kris menerangkan bahwa wilayah kolisia setiap tahun di musim hujan selalu terjadi hantaman abrasi yang selalu menyebabkan banjir. Untuk itu, kegiatan ini sebagai bentuk kepeduliuan dari Satuan Pendidikan SMAS Katolik Maumere terhadap lingkungan alam.
Kris berharap agar tindakan semena-mena dari masyarakat terhadap eksploitasi alam sekitar Desa Kolisia dihentikan. Desa Kolisia, ungkapnya, perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak dalam mendukung gerakan cinta lingkungan atas persolaan kurisial banjir yang sering melanda wilayah tersebut
Hadir dalam kegiatan tersebut, Diki Raja, selaku anggota DPRD Kabupaten Sikka. Kepada media ini, Diki Raja memberikan apresiasi kepada lembaga pendidikan SMAS Katolik Caritas Maumere dalam kegiatan penamanan 10.000 di bantaran kali gute Desa Kolisia.
Diki Raja, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai sebuah upaya dalam program cinta bumi dimana ada rasa keterpanggilan unutk mencintai alam semesta terkhusus di Kolisia.
Penjabat Kepala Desa Kolisia, Vinsensius Kustance, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh SMAS Caritas dalam upaya untuk mendukung penanggulangan banjir ketika hujan turun “ Kali kolisia setiap tahun sellau banjir besar, yang selalu merusak wilayah persawahan Kolisia” Selian itu, imbuhnya, pelestarian lingkungan dan penanganan lahan persawahan terhadap abrasi dan banjir di wilayah bantaran Kali Gute Kaolisia menjadi prioritas program pemerintah Kabupaten Sikka. Harapannya semoga kegiatan ini terus berkelanjutan dari semua pihak dalam mendukung pelestarian lingkungan di wilayah kecamatan Magepanda.
Yohanes Seto selaku Ketua RT di wilayah Desa Kolisia, menuturkan bahwa, setiap tahun ketika musim hujan masyarakat Desa Kolisia mengalami banjir yang selalu merusak tanaman warga masyarakat. Terhadap kegiatan tersebut, pihaknya memberikan apresiasi kepada lembaga pendidikan SMAS Katolik Caritas Maumere dalam kegiatan penanaman 10.000 anak pohon bambu di kali gute Desa Kolisia.
Untuk diketahui bahwa kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama SMAS Katolik Caritas Maumere, Pemerintah Desa Kolisia Magepanda, Yayasan Cinta Bambu Maumere. ++Bastian Kopong.



