PUISI ATI D – Penyair adalah Are’ Weri’ (Perempuan muda) dari Kampung Loyobohor, Kedang, Lembata. Sekarang bersarang di kota karang.
Langit gaduh menampung suara
Laut tenang mengheningkan cipta
Apa mungkin masih ada harapan
Yang berlayar bersama rindu sejuta mata
Pasir risau berdesir dipijak waktu
Gunung dan batu membeku
Hanya ada angin yang berlari
berkejaran mencari gua berlindung
Di depan tungku waktu ibu berlinang tanya
Mengapa kau kibarkan mendung
Setelah kemarin lidah berujar membawa fajar
Lihat kini gelombang terjebak murung
Dan nenek moyangmu bergumul dalam bayang
Ada kesia-siaan suara yang menggong
Dan kebenaran serupa ddongeng
Yang mengintai sejuta kongkalikong
Hasratmu membawa sesat
Lihatlah lautan manusia yang tenggelam dalam kecewa
Kau berpaling menjadi maling
Mencuri hati milik Awololong
Membawanya berlari dalam badai
Hingga hilang lenyap di sudut remang
Kini kita tak isirahat Membaca gelisa
Dan kemuliaanmu telah membunuh kebenaran
Kini kita tak lagi berkawan
Dan tongkat kekuasaanmu telah menciptakan takdir
Sini bersalam, semoga malammu lebih bijak
Memanggil pulang kebenaran
Singkirkan mendung yang kau bendung dengan uang
Kupang, 2020
