suluhnusa.com_Wahana Visi Indonesia (WVI) area Development Program (ADP) Kabupaten Flores Timur, pada Senin 14 Desember hingga 17 Desember 2014 melaksanakan kegiatan pelatihan partisipatif dan teknik dasar Fasilitasi kepada Fasilitator/ Pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Sekami Remaja (SEKAR) serta pelatihan manajemen kelompok anak dan Kepemimpinan Tingkat Dasar kepada pengurus OSIS dan kelompok anak Sekar.
Kegiatan ini melibatkan delapan (8) sekolah di lima (5) kecamatan berbeda pada sekolah-sekolah dan kelompok SEKAR di wilayah dampingan WVI Area Kabupaten Flores Timur.
Kegiatan Pelatihan partisipasi dan teknik dasar fasilitasi, Manajemen kelompok anak dan kepemimpinan tingkat dasar terjadi bersamaan di aula utama dan aula cadangan rumah kalwat Sustera Weri Larantuka yang melibatkan SMP Negeri Satu Atap Riangpuho, dari Kecamatan Tanjung Bunga, SMP Swasta Katolik Pati Beda dari Kecamatan Demon Pagong SMP Swasta Tuakepa, SMP Negeri 02 Wulanggitang dari kecamatan Titehena, SMP Negeri Satu Atap Nobo dari kecamatan Ile Bura, SMP Negeri 01 Wulanggitang, dan SMP Negeri 03 Wulanggitang dari Kecamatan Wulanggitang.sementara kelompok SEKAR yang terlibat berasal dari SEKAR Lewotobi dan Youth For Christ Boru Wulanggitang.

Masing – masing sekolah mengutus perwakilan tiga (2) orang dari Pengurus OSIS didampingi oleh Pembina OSIS, dan pendamping SEKAR. Kurang lebih 14 Pendamping dan 21 siswa terlibat pada kegiatan yang ada.
Kegiatan dibuka langsung oleh Andries Kooswinanto Manager WVI area Development Program (ADP) Flores Timur pada Senin, 14 Desember 2014, pukul 08.00 Wita di aula rumah Khalwat Susteran Weri- Larantuka.
Kooswinanto mengatakan kegiatan pelatihan manajemen kelompok anak dan kepemimpinan tingkat dasar, bertujuan untuk mempersiapkan anak sebagai generasi penerus dengan sebuah pembelajaran yang tepat, terencana, dan berkesinambungan.
Pilihan belajar melalui wadah OSIS dan SEKAR adalah merupakan pilihan yang tepat dan penting untuk melatih diri dilingkungan sekolah dan Gereja.
“Sebagai organisasi yang bekerja untuk mewujudkan kesehjateraan anak, maka Wahana Visi Indonesia (WVI) ADP Flores Timur terus berupaya agar anak-anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal melalui pendidikan dan pendampingan yang baik,” ungkapnya.
Lanjut Andries, sementara tujuan untuk memberikan pelatihan partisipatif dan teknik dasar fasilitasi kepada pembina OSIS dan pendamping SEKAR adala agar para fasilitator atau pendamping dapat mengetahui bagimana cara yang aman dan terbaik dalam memberikan dampingan dan pembinaan terhadap anak. Kami berharap semoga kegiatan yang sudah direncanakan ini dapat berlangung dengan baik dan tuntas, katanya.
Sebagai pemateri pada pelatihan manajemen kelompok Anak dan Kepemimpinan Tingkat dasar adalah team berasal team fasilitator anak Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mereka diantaranya: Charles Octoriano Seran, Iler Tamalia Mesakh, Argelikus Olla, dan Desintawati Futboe yang merupakan mahasiswa yang masih kuliah di kota Kupang. Dengan materi pelatihan diantaranya; Kepemimpinan (Peran dan fungsi OSIS), Manajemen Organisasi, Memaksimalkan Organisasi (Bagaimana bisa memampukan anggotanya untuk kreatif dan bisa bersuara.
Bagaimana OSIS bisa menjadi fasilitator untuk menyuarakan suara mereka. Kendala dalam berorganisasi dan apa solusinya ?), Permainan Pengorgnisasian (peserta membuat karya dari barang-barang bekas dengan makna tertentu) dan Menyusun kegiatan yang akan dilaksanakan dalam masa bhakti.
Sementara itu pemateri dari pelatihan partisipatif dan teknik dasar fasilitasi adalah Veronica Dhiana Anggraeni, child Participation Specialist dari Wahana Visi Indonesia (WVI) Pusat dan Hilda Rumambi selaku Child Protection dan Advocacy coordinator Wahana Visi Indonesia untuk Wilayah Nusa Tenggara Timur, dengan materi pelatihannya; Menggambar kenangan yang paling berharga, memahami pentingnya peran pendampingan anak, perkembangan anak dan peran fasilitator, konvensi hak anak, mendengarkan anak, partisipasi anak yang aman, memetahkan isu anak, desaku harapanku.
Padatnya materi pelatihan tidak membuat para peserta jenuh karena hampir semua materi pelatihan dibuat dalam bentuk permainan – permainan yang bermakna dalam hubungan dengan peran fasilitator dalam pendampingan anak.
Laurensius Murin Hera peserta kegiatan yang juga adalah pembina OSIS dari SMP Swasta Katolik Pati Beda Lewokluok mengatakan bahwa WVI ADP Flores Timur luar biasa.
“Kegiatan pelatihan yang diberikan kepada kami semakin mencerahkan pemahaman bagaimana baiknya melakukan pendampingan atau fasilitasi terhadap anak. Semoga materi yang kami dapat dapat kami aplikasikan di sekolah kami dalam aktivitas sehari hari sebagai pembina OSIS dalam mendampingi siswa untuk berkembang sesuai dengan minat, bakat dan ketrampilan yang mereka miliki,” ungkapnya.
Salah satu peserta kegiatan dari siswa Yuliana B. Kiabeni Ketua OSIS SMP Negeri Satu Atap Riangpuho mengaku sangat senang karena dengan pelatihan manajemen kelompok anak dan pelatihan kepemimpinan tingkat Dasar, mental kami terlatih.
“Kami dilatih bertangungjawab atas sebuah tugas, kejujuran, bagaimana memimpin sebuah organisasi, kami juga dilatih untuk berbicara didepan umum, saya merasa sangat bermanfaat”, katanya. (maksimus masan kian)
