suluhnusa.com_Anggota DPRD Badung yang ikut dalam ajang tarung bebas di Pileg 2014 sejumlah 40 orang yang menyisakan 21 caleg muka lama.
Artinya sejumlah 19 caleg DPRD Badung gugur dan harus menelan gigit jari. Dewan yang gugur kebanyakan mengaku legowo dan pasrah dengan hasil yang mereka dapat namun ada juga yang merasa sakit hati atas kekalahannya di Pileg.
Salah satu caleg anggota Komisi D DPRD Badung I Gusti Ngurah Jelantik Trinaya, mengaku terkejut dengan hasil yang diperolehnya.
Dari 152 caleg Dapil Badung yang mengadu nasib ke dewan, politisi yang hijrah ke Partai Nasdem ini masuk di urutan no 8 besar dengan perolehan suara sekitar 7800. Karena DPRD Bali dari Badung hanya dibutuhkan 6 kursi dia pun harus menelan pil pahit atas kekalahannya itu.
“Saya tidak membayangkan hasilnya bisa seperti ini, terus terang saya terkejut dan saya sakit hati tapi kepada siapa, padahal saya sudah berjuang sekuat tenaga untuk membantu konstituen saya,tapi hasilnya begini,” ungkapnya kepada suluhnusa.com.
Dia mengaku sudah mengevaluasi semua kegagalannya, disamping kurang matang dalam strategi, ayah dua orang anak ini mengaku sudah habis-habisan, pasalnya dia sudah meminjam sejumlah dana kepada salah satu bank swasta yang jumlahnya sangat besar dan berbunga tinggi pula.
Karena batal jadi dewan lagi, dia mengaku stress membayangkan jumlah cicilan yang harus dia bayarkan setiap bulannya.
“Dulu pas menang nggak pusing harus bayar ke BPD potong aja gaji kan beres, tapi sekarang saya stress bingung bagaimana harus bayar cicilan itu,” keluhnya, Kamis (24/4).
Meskipun gagal jadi tahun ini, Jelantik mengaku tidak kapok dan akan kembali nyaleg lagi lima tahun yang akan datang. Untuk mengobati kekalahannya itu, Jelantik mengaku membutuhkan waktu satu tahun.
“Saya memang seperti itu, waktu saya satu tahun baru saya bisa berfikir langkah apa yang akan saya lakukan selanjutnya mungkin beberapa yang pernah mengalami kegagalan mungkin menutup diri atau apalah, tapi saya tidak, saya cukup satu tahun berdikari, baru lanjut lagi,” pungkasnya.(kresia)
