suluhnusa.com – Hari Nusantara digelar di Pulau Lembata yang rencananya akan dihadiri Joko Widodo, mendapat pengawalan super ketat.
Pengawalan yang dilakukan oleh Tentadra Nasional Indonesia ini bukan saja di titik injak Presideen, Wulen Luo, areal pelabuhan Lewoleba tetapi Pulau Lembata yang dikelilingi laut ini pun dikepung. Tidak main main, demi menjaga keamanan sang presiden dan mendukung Hari Nusantara, Markas Besar Angkatan Laut memerintahkan puluhan kapal perang ke Lembata.
Komandan Satuan Tugas Hari Nusantara Lembata 2016, Kolonel Laut (P) Haris Bima, kepada wartawan di Lewoleba, Kamis, 8 Desember 2016, mengungkapkan kedatangan Presiden Jokowi, menjadi prioritas demi terselenggaranya puncak perayaan Harnus 2016.
Untuk itu, TNI AL mengirimkan puluhan kapal perang ke Lembata. saat ini sudah adabeberapa kapal perang yang berlabuh di Teluk Lewoleba, diantara KRI Dewa Ruci, KRI Makasar, KRI Terapang dan KRI Tangker Arung Samudra.
Selain itu akan ada penambahan beberapa armada Kapal Perang dalam melakukan tugas pengawalan, pasing sail dan mendukung kesuksesan Hari Nusantara.
“Untuk sementara jumlah kapal yang terdata melakukan pengawalan di Pulau Lembata dan mendukung kegiatan Harnus sebanyak 21 buah. Kapal perang tersebut akan melakukan pasing sail saat puncak perayaan, dan melakukan pengawlan serta penjagaan di perairan luar lokasi atau di luar Teluk Lewoleba,” ungkap Haris Bima.
Dansatgas Harnus yang sehari hari menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Patroli Armada RI Kawasan Timur (Armada Timur) ini, lebih jauh menjelaskan selain puluhan kapal perang tersebut, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan 1000 personil dalam kegiatan ini.
Sebelumnya diberitakan hanya ada 12 kapal perang yang melakukan pengawalan di Pulau Lembata. Hal ini disampaikan Komandan Pos Angkatan Laut Lembata, Fransisco BJ berdasarkan informasi yang masuk ke Markas Komandan Pos Angkatan Laut Lembata. Data sementaara yang masuk saat itu menurut Fransisco, yakni KRI Dewa Ruci, KRI Terapang, KRI Surabaya, KRI Makasar, Untung Surapati, KRI Hasan Basri, KRI Kakap, KRI Sura, KRI Singa, KRI Arung Samudra berjenis kapal tangker untuk menyuplai bahan bakar. Selain itu dua.kapal.yanglain adalah KAL Kembang dan KAL Balibo.
Saat ini, sudah empat kapal yang masuk di Teluk Lewoleba yakni KRI Terapang labuh dipelabuhan Lewoleba, sekira pkl. 11.00, lalu menjelang petang KRI Tangket Arun legoh jangkar sekitar pkl.17.24 dan malam hari sekira pkl.21.54 KRI Legendaris Dewa Ruci labuh di Pelabuhan Laut Lewoleba dan KRI Makasar.
Selain Keempat kapal ini, berdasarkan DWD-Diperkirakan Waktu Tiba, KRI Surabaya esok hari, 9 Desember 2016 dan diikuti KRI lainnya. (sandrowangak)
