Yakin PGRI Bisa Membawa Perubahan?

PARTISIPASI AKTIF PGRI MENDORONG PROSES PERUBAHAN

(Konferensi Kerja Nasional III PGRI 21-23 Maret 2022 di Yogyakarta).


Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa dengan mengembangkan dan mendorong proses perubahan secara sistematis di internal maupun di masyarakat khususnya di dunia pendidikan. PGRI bersinergi dengan berbagai komponen bangsa untuk mengukuhkan peran dan eksistensinya.

Hadir bersama di tengah- tengah Pengurus Besar PGRI, Pengurus Propinsi dan Kabupaten Kota se Indonesia pada Forum Konferensi Kerja Nasional III PGRI di Yogyakarta memberi aura dan energi positif. Semangat membara menyatu padu, komitmen terus bergerak dan berjuang bersama untuk kebaikan bersama rekan seperjuangan terus digaungkan. Demikian ikon Organisasi Profesi Perjuangan PGRI yakni perjuangan nasib dan hak-hak guru.

PGRI tetap solid, terus bergerak dengan kerja- kerja terukur. Pendekatan-pendekatan mikro dilakukan meliputi aspek profesionalisme, kesehjateraan, perlindungan profesi dan pengabdian masyarakat. PGRI terus melakukan penataan organisasi secara terus menerus. Penataan dimulai dari ranting, cabang, Propinsi, hingga Pengurus Besar (PB). Perkembangan masyarakat Indonesia yang semakin maju di era revolusi 4.0 dan PGRI telah bergerak aktif mendorong pengembangan sumberdaya manusia sesuai dengan kemampuannya.

Konferensi Kerja Nasional III PGRI terlaksana di Yogyakart (21-23/3/22) memenuhi beberapa tujuan diantaranya, menetapkan ketentuan-ketentuan umum, rencana kerja tahunan, dan kebijakan yang bersifat nasional yang belum ditetapkan dalam kongres baik internal maupun eksternal yang tidak bertentangan dengan keputusan kongres. Selain itu, Konkernas juga membahas dan menetapkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (RAPBO) Pengurus Besar untuk tahun mendatang.

PGRI lahir 100 hari setelah kemerdekaan RI. Eksistensinya teruji. Perjuangan, dedikasi dan pengabdiaan telah dirasakan seluruh guru di Nusantara dari waktu ke waktu.Forum Konkernas kembali menjadi perekat persatuan para guru. Kesolidtan harus terus dipupuk dan perkuat. Jaga kekompakan. Jangan tergoda untuk terpecah belah, sebab guru hari ini terus “diganggu”. Undang-Undang 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang telah mendongkrak kesehjatraan guru kita harapkan tetap dipertahankan. Bukan tidak mungkin, saat kita tidak bersatu padu, tidak bersama-sama satu kata perjuangan akan terjadi pelemahan-pelemahan. Guru sedang dan akan terus ” diganggu”. Harus bernas membaca arah angin ini.

Apresiasi untuk kader-kader militan Pengurus PGRI yang tersebar di pelosok-pelosok negeri mulai dari tingkat ranting, cabang dan Pengurus Propinsi. Anda sekalian telah menjadi pahlawan para guru, menjaga marwa guru dan menjadi jembatan pemenuhan kebutuhan para guru.+++maksi masang kian

#SalamPgri
#Yogyakarta
#KonkernasIIIPGRI2022
#Hidupguru
#PgriFloresTimur


Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *