Dapur Kelor Kupang Bikin Pelatihan Olahan Makanan Dengan Bahan Kelor

Suluh Nusa, Larantuka – Tanaman kelor sudah diakui dunia tentang kandungan nutrisi nya yang komplit, dan NTT memiliki potensi tanaman kelor yang sangat besar dan sudah seharusnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama untuk asupan nutrisi harian bagi anak-anak dan remaja sebagai upaya mencegah dan menangani Stunting dan Gizi Buruk.

Sejalan dengan Program Gubernur NTT dan PKK Provinsi NTT dalam Menangani Stunting dan Gizi Buruk, Korem Wirasakti menggandeng Dapur Kelor Kupang untuk menyelenggarakan sosialisasi dan pemanfaatan Potensi Lokal dalam hal ini tanaman kelor sebagai salah satu solusi dalam penanganan stunting dan gizi buruk di wilayah NTT.

Korem Wirasakti melalui para Dandim di Wilayah NTT untuk dapat terlibat secara langsung dan mendukung Program Gubernur dalam menangani stunting dan Gizi Buruk melalui Olahan Pendamping Makanan Tambahan berbasis serbuk kelor.

Sosialisasi dan Pelatihan membuat berbagai macam olahan makanan dan Minuman kelor ini sudah dimulai di beberapa Kodim, diantaranya di Kodim Sumba Barat, Koramil Camplong, Brigif 21/Komodo dan Koramil 1622 – 04/APUI – Alor Selatan.

11 Mei 2022 diselenggarakan Pelatihan dan Olahan Kelor di Kodim 1624 – Flores Timur, mulai dari Panen daun basah, koru, proses pengeringan, panen daun kering, penyerbukan serta pengolahan makanan dan minuman dari serbuk kelor.

Pelatihan dan sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Dapur Kelor yang selama ini dikenal sebagai Sentra Industri Kelor yang sudah mempunyai 14 jenis produk olahan kelor dan merupakan binaan dari Dekranasda Provinsi NTT serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT.

Sementara itu Kiki Nurrizky sebagai Owner Dapur Kelor menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk kegiatan ini “Saya sangatberterimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan untuk mendampingi dan memberikan pelatihan bagaimana mengolah kelor sebagai potensi daerah dan merupakan kearifan lokal NTT, kelor harus diolah dengan baik dan benar sehingga nutrisi yang terkandung didalamnya tetap terjaga, sehingga anak-anak dan remaja sebagai generasi bangsa bisa mendapatkan asupan nutrisi harian yang cukup sehingga terbebas dari gizi buruk dan stunting, Dapur Kelor mempunyai Visi generasi muda harus menjadi generasi unggul masa depan bangsa” demikian kiki menjelaskan.

Kegiatan serupa ini akan dilaksanakan diseluruh Kodim yang memiliki Potensi Tanaman Kelor, sehingga masyarakat bisa mengetahui bahwa tanaman kelor yang ada di depan rumah dan daerahnya dapat dimanfaatkan menjadi makanan dan minuman yang sarat dengan kandungan nutrisinya. (d.f/weeklyline media network)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *