New Normal di Flotim, Disperindag Gelar Pasar Murah

MEDIA WLN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Flores Timur (Flores) di tengah pandemi covid-19, rutin mengelar Pasar Murah melayani kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk masyarakat Kabupaten Flores Timur. Gerakan pelayanan ini, ditempuh setelah adanya Surat Instruksi Bupati Flores Timur dalam masa pandemi covid-19 terkait aktivitas perdagangan.

Gelar Pasar Murah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Flores Timur bekerja sama dengan Bulog Flores Timur. Pelayanan di buka tidak saja untuk masyarakat Kota Larantuka dan sekitarnya, tetapi juga untuk masyarakat di Pulau Adonara dan Solor.

Siprianus Ritan, Kepala Dinas Perindag Flotim mengatakan, pelayanan sembako dengan harga terjangkau sangat membantu masyarakat Flores Timur di tengah pandemi. Menurut Kadis, Pasar Murah digelar dengan beberapa tujuan diantaranya;  untuk stabilisasi harga sembako akibat dampak covid dan membantu masyarakat yang berkekuragan di tengah pandemi.

“Pandemi covid 19, berdampak pada tidak stabilnya harga sembako. Harga sembako yang sempat melonjak naik dan tidak wajar, oleh karena itu, Dinas Perindag Flotim berupaya untuk mestabilkan harga dan juga membantu masyarakat yang berkekurangan di tengah pandemi covid, “kata Kadis.

Pantauan di lapangan, untuk daratan Flotim, Pasar Murah digelar di Pasar Oka Lamawalang. Menurut Kadis, Pasar Oka adalah salah satu pasar di Flotim yang sudah diberlakukan sebagai pasar harian.

“Pasar Oka sudah ditetapkan sebagai pasar harian sehingga, keberadaan pasar harian, dapat mengurangi kepadatan aktivitas pasar daerah di Ekasapta Larantuka ditengah pandemi covid,”kata Kadis.

Kadis Perindag berharap, semoga  masyarakat dapat memanfaatkan gelar pasar murah ini untuk berbelanja khususnya kebutuhan sembako yang dapat dijangkau. Ia juga berharap, semoga para penjual dan pembeli  sudah mulai memikirkan untuk optimalisasi Pasar Oka sebagai pasar harian. Sementara saat dikonfirmasi sampai kapan Pasar Murah digelar, Siprianus mengatakan, kegiatan ini berlangsung sampai dengan batas waktu yang belum dipastikan karena, saat ini harga sembako belum stabil dan belum merata di tingkat pengecer. Apabilah sudah stabil kondisi harga di pasaran maka, kegiatan dari Dinas Perindag ini akan dihentikan.

Agnes Kewa, Warga Kota Larantuka mengaku senang dan terbantu belanja di Pasar Murah yang digelar Dinas Perindag bekerja sama dengan Bulog Flotim. “Setiap kali Dinas Perindag Flotim menggelar Pasar Murah, saya tidak pernah ketinggalan, dan selalu berbelanja. Saya berharap terus dibuka, karena sangat membantu di tengah pandemi,”kata Agnes.***

 ifab/amaian

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *