KRI Terapang Kapal Canggih Buatan Anak Negeri Tiba di Dermaga Lewoleba

suluhnusa.com – Tahun 2014 lalu TNI Angkatan Laut resmi mengoperasikan lima unit kapal perang baru yang diproduksi di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Dari kelima unit kapal perang tersebut diresmikan pengoperasiannya oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat itu di dermaga utara Pelabuhan Batu Ampar, Batam, akhir bulanSeptember 2014 lalu itu, saat ini, 7 Desember 2016 berlabuh di Dermaga Lewoleba. Namanya KRI Terapang.

KRI Terapang yang hari ini, Rabu, 7 Desember 2016 sandar di Pelabuhan Rakyat Lewoleba dalam rangka Hari Nusantara 2016.

Komandan Pos Angkatan Laut Lembata, Fransisco BJ, menjelaskan KRI Terapang
adalah jenis kapal reaksi cepat yang dimiliki TNI Angkatan Laut.

Kapal ini mampu melaju dengan kecepatan 25 knot di atas perairan.

Sekedar informasi bahwa Terapang 648 dan KRI Sidat 851 diproduksi oleh PT Citra Shipyard. Lalu bersamaan dengan itu KRI Parang 647, KRI Siwar 646 dan KRI Surik 645 yang diproduksi PT Palindo Marine.

KRI Surik 645, KRI Siwar 646 dan KRI Parang 647 adalah jenis kapal cepat rudal (KCR) berbahan baja-alumunium sepanjang 46,50 meter yang mampu melaju hingga kecepatan 29 knot. Ketiga kapal tersebut juga dilengkapi sistem persenjataan modern Sewaco /Sensor Weapon Control, diantaranya meriam kaliber 30 mm enam laras untuk pertempuran jarak dekat dan peluru kendali dua set Rudal C-705.

Kemudian bagian lambung kapal terbuat dari baja khusus bernama High Tensile Steel dengan sistem pendorong Fixed Porpeller lima daun.

Selain KRI terapang, ada juga 11 KRI lainnya yang akan datang ke Lembata untuk debarkasi peraonil dan material.

KRI Terapang tiba di Dermaga Rakyat Lewoleba, pkl.11.00 siang. Sedangkan malamnya, sekira pkl 12.00 witeng, tiba KRI Dewa Ruci dan KRI Makasar dan berlabuh di teluk Lewoleba.(sandrowangak)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *