Tempo Ajak Orang Muda Menulis

suluhnusa.com-Kaum muda Indonesia, ayo menulis. “Boleh Pandai Setinggi Langit, Tapi selama Ia tidak Menulis Ia akan hilang dari Masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah Bekerja untuk Keabadiaan”, demikian ajakan Mardiyah Chamin, Direktur Eksekutif Tempo Institute mengutip pernyataan Pramoedya Anata Toer Senin (26/9/16) pada Kegiatan Peta Kaum Muda Indonesia 2016 di Aula Mardiwiyata Kabupaten Sikka Kota Maumere.

Tempo Institute, sayap Grup Tempo Inti Media, bekerja sama dengan Yayasan Friedrich Ebert Stiftung di tahun 2016 ini, menggelar Kegiatan Peta Kaum Muda Indonesia di 5 Kota Se – Indonesia.

Bergerak dari Jakarta, Medan, Bali, Makasar dan dalam lawatannya ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Tempo mengujungi Kota Maumere (16-27/9/16).

Gusti Waton Panitia Lokal Kegiatan Peta Kaum Muda Indonesia mengatakan, peserta yang hadir mengikuti kegiatan sebanyak 142 orang tersebar di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Bajawa, Ende, Maumere, Flores Timur dan Lembata.

”Peserta yang hadir mengikuti kegiatan sebanyak 142 orang dengan latar belakang profesi yang berbeda -beda mulai dari guru, dosen, Mahasiswa, aktivis organisasi, dan juga pelajar. Kita berharap, kegiatan ini dapat bermuara pada proses penjaringan, perekaman karakter, gagasan, pemikiran dan harapan akan kerisauan generasi milenial di Flores, “kata Gusti.

Direktur Eksekutif Tempo Institute, Mardiyah Chamin dalam sapaan awal membuka kegiatan mengatakan, menulis adalah jalan untuk mendokumentasiskan sejarah.

“Momentum Peta Kaum Muda Indonesia menjadi ajang bertukar pikiran tentang banyak hal mengenai keadaan sosial kemasyarakatan dan peran serta orang muda dalam menciptakan perubahan.

“Kegiatan selama dua hari dibagi dalam dua bagian yakni hari pertama Workshop Penulisan dan hari kedua Diskusi Ruang Terbuka. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kualitas jurnalistik dan pengembangan komunitas anak muda secara rutin dengan mengadakan program Menjadi Indonesia,” kata Mardiyah.

Ia menjelaskan, pada kegiatan Workshop menulis, peserta akan dilatih oleh penulis senior Tempo Institut diantaranya, Muhammad Taufiqurohman, Budi Setyarso, Mardiyah Chamim, dan Philipus Parera.

“Pada kegiatan ini, peserta dilatih menulis berita langsung, opini, dan berita investigasi. Sementara untuk kegiatan Diskusi Ruang Terbuka, peserta mendapat ruang membahas dan bertukar pikiran tentang keadaan sosial kemasyarakatan dan peran serta orang muda dalam menciptakan perubahan. Akan hadir pada sesi ini dua narasumber, Rocky Gerung dan Bonnie Hergens,” Kata Mardiayah.

Pantauan suluhnusa.com, peserta nampak antusias mengikuti kegiatan ini yang terbagi dalam kelompok – kelompok. Hari pertama dengan tiga materi diataranya Menulis Di Era Sosial Media oleh Mardiyah Chamim, menulis berita langsung dan opini oleh Muhammad Taufiqurohman dan materi Berita Investigasi dibawahkan oleh Direktur Eksekutif Tempo Budi Setyarso.

Penyampaian materi singkat dan menarik, selanjutnya peserta diberikan kesempatan untuk menuliskan berita dari proses menentukan angle berita dan menulis opini. Puncak kegiatan hari pertama diisi dengan persentasi tulisan dan penilaian oleh narasumber dan mentor. Peserta yang mendapat kejuaraan diberikan hadiah berupa buku oleh panitia.

Salah satu peserta Peta Kaum Muda Indonesia, Daniel Wolo, Dosen Fisika pada Universitas Flores (Unflor) Ende, Kabupaten Ende mengaku bangga dengan suguhan materi yang dibawahakan oleh narasumber.

Menurut Daniel, narasumber sangat kompoten dalam bidangnya masing- masing sehingga membawahkan materi dengan simpel, menyenangkan dan menarik.

“Bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Kegiatan ini sangat baik, karena narasumber yang dihadirkan sangat kompoten dibidangnya. Mereka mampu membawahkan materi dengan simpel, menyenangkan dan menarik,” kata Daniel.(sandrowangak/masksimasankian)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *