Untuk Lembata Golkar Milik Siapa?

suluhnusa.com-Kepastian koalisi antara Golkar-PDIP untuk mengusung Viktor-Nasir terancam gagal.

Sebab DPP Golkar tetap bersikukuh untuk mencalonkan Bupati bukan sebagai partai pengusung untuk Calon Wakil Bupati seperti yang diinginkan DPD PDIP dan DPD I Golkar.

Hal ini disampaikan Melky Lakalena, kepada suluhnusa.com melalui pesan singkat, Jumad, 16 September 2016.

“Sampai dengan saat ini Golkar belum menentukan sikap. Masih digodok dan dibahas di DPP”, tulis Lakalena.

Lakalena juga menyebutkan, Golkar untuk pilkada Lembata tidak ingin mengusung calon wakil bupati tetapi mengusung Bupati.

Dan untuk itu DPP Golkar tetap berpegang pada hasil survey partai.

Sejauh ini, Hasik survey yang dikantongi DPP Partai Golkar menempatkan Herman Loli Wutun pada urutan kedua setelah Yance Sunur.

Penegasan soal hasil survey ini juga disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto saat berada di Kupang beberapa waktu lalu menyebutkan, Golkar dalam menentukan paket calon berdasarkan hasil survey.

Dan hasil survey itu menempatkan Yance Sunur pada urutan pertama 30% dan Herman Yosef Loli Wutun 25%.

Apakah Golkar akan mengusung Yance ? Bisa saja. Karena Yance Sunur pada urutan pertama hasil survey.

Sebelumnya Golkar sudah mengeluarkan SK kepada paket WINNERS-Lukas Witak-Edy Leu.

Tetapi DPP Golkar menarik kembali SK itu tanpa ada penjelasan yang logis. “Barangkali Lukas Witak tidak populer dalam hasil survey”, ungkap salah seorang pengurus DPD II Golkar yang meminta namanya tidak ditulis.

Sementara itu, Herman Yosef Loli Wutun dalam survey itu menempati posisi kedua yakni 25%. Loli Wutun juga kader Golkar yang memiliki kedekatan dengan beberapa pengurus DPP Golkar. Sebut saja, Nurdin Halid, Melky Lakalena, Idrua Maryam bahkan Agung Laksono.

Apakah Golkar akan kembali mencalonkan Herman Wutun pada pilkada Lembata 2017-2022 ? Bisa mungkin. Bisa juga tidak mungkin.

Hanya saja sekedar informasi bahwa Herman Wutun sudah mendapatkan pintu PKS dan Gerindra tinggal menunggu arah keputusan Golkar. (sandrowangak)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *