suluhnusa.com_Hari Minggu pagi yang cerah. Tanggal 14 Agustus 2016, suasana di Ekowisata Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara terlihat meriah.
Pasalnya hari itu diadakan lomba mengarang tingkat SD yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar bekerjasama dengan Kader Pelestari Budaya (KPB) Kota Denpasar.
Adapun tema dari acara ini adalah Sawah Tempatku Mengenal Rumahku . Lomba diikuti oleh siswa sekolah dasar se-Kota Denpasar dengan jumlah sekitar 80 orang . Lomba dibagi dua katagori yaitu katagori putra dan putri.
Menurut Govinda , Ketua Panitia Pelaksana dari unsur KPB , lomba diadakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang k-71.
Kerjasama dengan Ekowisata subak sembung , tempat diselenggarakannya kgiatan, bertujuan agar siswa atau generasi muda lbih mencintai lingkungannya.

Adapun KPB Kota Denpasar sudah berdiri sejak tahun 2008. Saat ini anggotanya sudah mencapai seratusan orang. Awalnya Kader Pelestrai Budaya beranggotakan siswa SMA se-Kota Denpasar namun saat ini sudah meluas anggotanya beberapa mahasiswa bahkan PNS yang enggan untuk beranjak dari organisasi yang bersifat nirlaba ini.
Selain Lomba Mengarang ini, KPB juga kerap mengadakan kgiatan kegiatan yang berbuansa budaya seperti Kemah Budaya dengan peserta siswa SMA dengan kegiatan kegiatan yang bernuansa budaya seperti membuat lomba ‘lawar’, ‘gedogan’, ‘canang’ dll
Dalam Lomba Mengarang kali ini , panitia mengundang tiga unsur sebagai dewan juri yaitu dari KPB, Duta Bahasa dan Majalah Lintang . Diakhir acara siswa diajak berkeliling sawah untuk mendapatkan pengalaman secara langsung sehingga dari sana siswa bisa mnulis pengalamannya tntang sawah
Salah satu dewan juri, Ibu Mas Ruscita, anak anak itu sesungguhnya masih sangat mudah untuk dibentuk dan dipengaruhi minatnya terutama dalam hal menulis. Selesai penilaian Mas berkenan untuk memberikan beberapa pengarahan kepada peserta tentang bagaimana mengarang yang benar.
“Mengarang adalah menulis apa yang kita rasakan. “ demikian tegasnya. “Bukan menggurui, bukan juga menulis apa kata orang.”
Acara yang dimulai dari pukul 08.00 WITA itu berakhir pada pukul 13.30 dengan akhir acara yaitu pengumuman juara yang sudah dinantikan oleh seluruh peserta.
Pemenang pada katagori Putri diraih oleh peserta dari SD Satya Sai sebagai juara satu dan dua , serta dari SD 26 Pemecutan sebagai juara tiga . Sedangkan pada katagori Putra diraih oleh peserta dari SDN 1 Peguyangan sebagai juara satu, SDN 14 Dangin Puri sebagai juara dua dan SDK Harapan sebagai juara 3.
Serta tujuh orang pemenang harapan masing masing putra dan putrid. Semua pemenang mendapat piala , piagam dan hadiah uang . (luh dias)
