WEEKYLINE.NET_Orang pintar itu penting, tetapi orang pintar harus didukung dengan Iman, Integritas dan Moral.
Pintar juga harus didukung dengan Keterampilan, jika tidak didukung dengan itu, maka kalian juga tidak menjadi apaapa.
Demikian dikatakan oleh Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos pada saat membuka kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 13 tingkat Kabupaten Flores Timur di Aula susteran PRR Weri Larantuka Jumad, 21 Agustus 2015.
Dihadapan anak- anak, Yosni sapaan Bupati Flotim mengatakan, ketrampilan yang dimiliki oleh anak anak perlu juga didukung dengan resistensi diri, vitaliasi diri, yang baik karena kedepan terjadi persaingan global dalam kehidupan ini.
“Kerendahan hati menjadi penting dalam kehidupan ini, adik- adik harus tau cara menghargai dan menghormati orang lain. Ditempat ini,kalian belajar bagaimana meghargai satu sama lain dengan teman – teman dari berbagai sekolah dan kecamatan”, ungkap Herin.
Pada kesempatan itu, Bupati Flotim juga menghimbau kepada anak- anak untuk belajar bergaul dengan teman sebaya dari berbagai daerah di Kebupaten Flores Timur ini.
“Kalian perlu belajar berintegrasi dengan temantemanmu dari berbagai suku di Kabupaten Flores Timur ini, sehingga kamu bisa menjadi anakanak yang unggul dalam intektual dan kepribadian,” pinta Bupati, yang mantan wartawan.
Bupati berharap kepada anakanak generasi muda Flotim untuk menulis namanya dengan prestasi.
“Tulislah namamu dengan Prestasi. Bukan menulis aspal, atau di dindingdinding tembok atau ditempat umum lainnya, yang saat ini lagi marak terjadi di kota Larantuka,”tegas Bupati asal Solor ini.
Hadir pada kesempatan itu Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Peremuan Kabupaten Flores Timur Emanuel Lamuri, Sekretaris, dan pejabat eseleno III dan IV pada Badan Keluarga Berencana dan Pembedayaan Perempuan, Koordinator WVI ADP Kabupaten Flores Timur, Andris dan Koordinator Child Fund Kabupaten Flores Timur Rafael Keraf, para pendamping dan utusan peserta dari 19 kecamatan se Kabupaten Flores Timur.
Ketua Panitia Yohanes Senama Herin dalam laporannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari ini diikuti utusan peserta SLTP dan SLTA dari 19 Kecamatan sebanyak 70 orang.
Sementara kegiatan yang akan diikuti berupa Sering Konfreda Anak di Maumere, Sosialisasi NAPZA, Sosialisasi Undang – Undang Perlindungan Anak, Lomba melukis secara kelompok, Lomba Olahraga dengan dukungan dana dari Pemerintah dan Lembaga LSM sebagai Mitra Pemerintah WVI ADP Flores Timur dan Child Fund.
Tujuan memperingati momentum Hari Anak Nasional adalah untuk terus berupaya meningkatkan sekaligus mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia, baik orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, LSM ( WVI ADP Flores Timur dan Child Fund ) pemerintah dan Negara untuk melaksanakan tanggungjawab melakukan upaya perlindungan anak dan mewujudkan kesejahteraan anak.
“Anak merupakan amanah daru Tuhan yang harus kita pelihara, karena didalam dirinya melekat harkat dan martabat serta hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi,” kata Yohanes.(maksimus masan kian)
