KALABAHI— Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Pintu Air resmi membuka kantor cabang ke-63 secara nasional di Kelurahan Moru, Kecamatan Alor Barat Daya (ABAD), Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 23 Mei 2026.
Peresmian kantor cabang tersebut menjadi tonggak baru perjalanan panjang KSP Kopdit Pintu Air dalam memperluas pelayanan keuangan berbasis koperasi hingga pelosok Indonesia.
Ketua KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia Pusat, Yakobus Dhano, mengatakan kehadiran kantor cabang baru itu merupakan hasil perjuangan panjang dan kerja keras anggota kelompok kecil yang terus bertumbuh dari waktu ke waktu.
“Sukses itu datang dari orang miskin yang bermental kaya. Rumusnya adalah melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar,” ujar Dhano dalam sambutannya saat peresmian kantor cabang Moru.
Dhano menilai peresmian kantor cabang tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Alor karena mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
Ia bahkan mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Alor, Rokcy Winaryo, yang hadir mengenakan seragam khas Kopdit Pintu Air dalam acara tersebut.
“Kita ini gerakan orang-orang kampung. Bergerak dari kampung ke kampung untuk membangun solidaritas dan kesejahteraan bersama,” katanya.
Menurut Dhano, seluruh pengurus dan anggota Kopdit Pintu Air di Alor diharapkan terus menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok, perbukitan, dan pedalaman untuk mengajak warga bersatu membangun kekuatan ekonomi bersama.
Dalam kesempatan itu, Dhano juga mengisahkan sejarah berdirinya KSP Kopdit Pintu Air yang bermula dari arisan keluarga sederhana sebelum berkembang menjadi Usaha Bersama Simpan Pinjam (UBSP).
Setelah itu, lembaga tersebut bergabung dalam gerakan koperasi kredit yang saat itu didampingi Romo Romanus Woga.
“Awalnya hanya sekitar 50 anggota. Tahun 2000 masih 198 anggota, dan per 1 April 2026 sudah mencapai 504 ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya didampingi Sekretaris I Pengurus Pusat, Agustinus Nong.
Ia menjelaskan, proses peningkatan status pelayanan hingga menjadi kantor cabang resmi tidaklah mudah karena harus memenuhi berbagai persyaratan administrasi dan regulasi pemerintah.

Kantor Cabang Moru, kata dia, berhasil memenuhi syarat dengan jumlah anggota lebih dari 1.000 orang, simpanan mencapai Rp1 miliar, serta total pinjaman lebih dari Rp2 miliar.
“Semua proses itu kami lalui dengan perjuangan panjang. Namun kami tidak pernah putus asa dan terus bergerak maju,” tambahnya.
Saat ini, KSP Kopdit Pintu Air telah memiliki 63 kantor cabang resmi di seluruh Indonesia. Tahun 2026, lembaga tersebut menargetkan pembukaan hingga 129 kantor cabang.
Dhano menyebut jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring pengembangan titik pelayanan baru di berbagai daerah.
“Tujuan utama koperasi ini adalah menghadirkan kesejahteraan bersama dan membuka lapangan kerja bagi generasi muda,” ujarnya.
Menurutnya, koperasi harus menjadi wadah ekonomi masyarakat agar lulusan sekolah maupun perguruan tinggi tidak selalu bergantung mencari pekerjaan di perusahaan lain.
“Kita siapkan lembaga ini untuk anak-anak muda kita bekerja dan berkembang bersama koperasi,” kata Dhano.
Untuk Kabupaten Alor sendiri, saat ini KSP Kopdit Pintu Air telah memiliki dua kantor cabang, yakni Kantor Cabang Kalabahi dan Kantor Cabang Moru.
Dhano berharap kedua cabang tersebut dapat terus berkembang dan melahirkan cabang-cabang baru di wilayah Pulau Alor dan Kabupaten Laninya.+++
j.k
