suluhnusa.com_ Gabungan Peternak Unggas Bali (GPUB) yang bekerja sama dengan Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) dan Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) melaksanakan acara yang sekaligus merupakan peringatan Hari Ayam dan Telur Nasional Ke-3 dan Hari Telur Sedunia, di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Sabtu 12 Oktober 2013 yang dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika.
Ketua Panitia Acara dr. I Ketut Yahya menyatakan kegiatan seperti ini dilaksanakan untuk memberikan dorongan kepada masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ayam dan telur mengingat konsumsi ayam dan telur di Indonesia masih sangat rendah yakni 87 telur butir per orang per tahun dan 8 kg daging ayam per orang per tahun berbanding terbaiik dengan konsumsi rokok di Indonesia yang mencapai 1.100 batang per orang per tahun.
Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan ayam dan telur masih sangat rendah, sangat jauh dibandingkan dengan negara tetangga yakni Malaysia yang sudah mencapai 30 kg daging ayam per orang per tahunnya. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan seperti ini, Yahya berharap kegiatan ini dapat ditindak lanjuti dengan kegiatan positif sehingga dapat menyadarkan masyarakat untuk mengkonsumsi ayam dan telur.
Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika dalam sambutannya menyatakan peran ibu-ibu PKK dalam mensosialisasikan mengenai manfaat mengkonsumsi ayam dan telur ini sangatlah penting dan menjadi telah salah satu program dari Tim Penggerak PKK Provinsi Bali khususnya Pokja III yang berkaitan tentang Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA),
“Disini peran dari Ibu PKK sangat penting dalam mensosialisasikan dan dapat menyebarluaskan pengetahuan kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya, oleh karena itu kami berharap para ibu PKK diberikan pengetahuan yang cukup mengenai gizi ayam dan telur sehingga anggapan negatif dari mengkonsumsi ayam dan telur dapat ditanggulangi” , jelas Ayu Pastika. Ayu Pastika juga menambahkan bahwa dengan meningkatkan konsumsi ayam dan telur, itu berarti juga meningkatkan pendapatan dari peternak unggas yang salama ini telah banyak menyerap tenaga kerja dan menjadi salah satu usaha yang mampu berperan mengurangi laju dari urbanisasi.
Ayu Pastika juga berkesempatan untuk membuka acara tersebut yang ditandai dengan memakan telur dan daging ayam bersama seluruh peserta acara dan juga anak-anak sekolah dasar yang juga hadir untuk memeriahkan peringatan Hari Ayam dan Telur Nasional tersebut.
Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sembako bagi masyarakat miskin dan juga sebelumnya telah dilaksanakan acara senam jantung sehat bersama. (sandro wangak)
