

SULUH NUSA, LEMBATA – KEPEDULIAN Bank NTT dalam membantu pemerintah menurunkan angka stunting di NTT patut diberi apresiasi.

Persoalan stunting di wilayah Nusa Tenggara Timur termasuk Kabupaten Lembata masih menjadi momok yang harus diselesaikan bersama. Sebab segala upaya untuk menurunkan angka stunttinh sudah dilakukan tetapi stunting di Lembata tetap tinggi.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata tahun 2023 anak balita stunting di Kecamatan Nubatukan sebanyak 444 (prevelensi stunting 22,8 persen) dari total 1946 balita yang ditimbang.
Sedangkan di kecamatan lainnya, Nagawutung sebanyak 222, Omesuri sebanyak 395, Wulandoni sebanyak 130, Atadei sebanyak 123, Hadakewa sebanyak 191, Ile Ape sebanyak 138, Ile Ape Timur sebanyak 25 dan Buyasuri sebanyak 136.


Sehingga, total jumlah anak balita stunting di Kabupaten Lembata sebanyak 1804 (prevelensi stunting 22,2 persen) dari total 8130 balita yang ditimbang.
Tahun 2023, angka prevelansi stunting di Lembata menurun menjadi 10,1 persen dengan jumlah anak stunting sebanyak 838 anak. Untuk kecamatan Nubatukan 328 anak.
Hal ini disampaikan Iren Suciadi, Asisten I Setda Lembata saat membacakan sambutan Penjabat Bupati Lembata, Matheos Tan dalam kegiatan Berbagi Kasih Natal untuk anak anak stunting di halaman kantor Bank NTT Cabang Lewoleba.


Iren mengungkapkan upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Lembata menjadi pekerjaan bersama bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah.
“Keterlibatan berbagai pihak termasuk kesadaran orang tua juga dibutuhkan dalam menurunkan angka stunting”, ungkap Iren.
Untuk itu ia mengucapkan terimakasih kepada Bank NTT Cabang Lewoleba yang memiliki kepedulian dan tanggungjawab moral terhadap tumbuh kembang anak anak Lembata.

Kepala Bank NTT Canag Lewoleba, Obaja Lakapu dalam kesempatan itu mengungkapkan program bingkisan kasih natal dan tahun baru bagi 200 anak di Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata adalah bagian dari kepedulian Bank NTT sebagai Bank milik rakyat NTT untuk tumbuh kembang generasi yang sehat.

Total bingkisan kasih yang disediakan Bank NTT senilai Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah), masing masing berisi, telu ayam, susu dan beras 10 kg. Bingkisan Natal ini oleh Bank NTT disebut bingkisan NAGI, Natal & Tahun Baru Bahagia. +++sandro.wangak


