SULUH NUSA, LEMBATA – Menjelang perlombaan drumband tingkat SMA/SMK se-Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memperebutkan piala Kapolda NTT tahun 2023, Kapolres Lembata, Vivick Tjangkung mendatangi Fraterniti Marching Band SMAS Frater Don Bosco Lewoleba untuk memastikan kesiapan tim Marching Band, salah satu peserta lomba perwakilan kabupaten Lembata di Aula Fraternitas pada Senin, (30/10/2023).
Dalam kunjungan tersebut, Vivick Tjangkung mengungkapkan rasa bangga dengan persiapan tersebut.
Ia mengatakan bahwa, penampilan tim Fraternity Marching Band sudah sangat luar biasa. Ia juga merasakan nuansa penampilan Fraternity Marching Band seperti sudah di Jakarta.
“Sangat luar biasa. Saya sangat puas, dan bangga. Rasanya seperti bukan di Lembata. Sudah seperti di Jakarta. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Sekolah, guru-guru, dan para pelatih yang sudah mau dan bersedia melatih siswa-siswi ini sehingga menjadi pribadi yang kreatif dengan penampilan yang olid.” Ungkapnya dengan bangga.
Ia juga meminta, agar proses latihan lebih ditingkatkan agar bisa menampilkan sesuatu yang berbeda di mata orang-orang di Nusa Tenggara Timur pada perlombaan nanti.
“Harus lebih ditingkatkan lagi agar bisa menampilkan kualitas yang berbeda, karena kalau orang lihat yang sama-sama saja pasti akan bosan. Jadi, harus membutuhkan kualitas tambahan agar bisa menjadi pembeda.”
Pada tempat yang sama, Kepala Sekolah SMAS Frater Don Bosco Lewoleba, Fr. Norbertus Banusu, CMM.,M.Pd. juga mengungkapkan rasa bangganya karena siswa siswi telah memberikan waktu, tenaga untuk latihan.
“Sangat bangga menyaksikan penampilan anak-anak hari ini di hadapan Ibu Kapolres. Anak-anak merekatelah memberikan waktu, tenaga ekstra untuk latihan. Jadi, sangat luar biasa. Mereka baru persiapan satu minggu. Dan saya merasa bangga dengan penampilan mereka meskipun belum melakuka perlombaan.” Ungkapnya.
Ia juga berharap agar pada saat perlombaan nanti, Fraternity Marchingband bisa menampilkan kualitas yang berbeda dan bisa membawa pulang piala dalam ajang perlombaan yang memperebutkan total hadiah senilai 60 Juta Rupiah tersebut.
“Dan harapannya, karena berkaitan dengan lomba, mereka bisa menampilkan dengan baik, dan bisa pulang membawa piala, membawa nama baik sekolah dan untuk Lembata di tingkat propinsi.”
Untuk diketahui, perlombaan drumband tingkat SMA/SMK se-Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang anak digelar pada awal November ini terbagi ke dalam 3 zona berdasarkan surat edaran Kapolda NTT No: ST/698/X/HUK.2.2/2023 tentang pembagian zona penilaian perlombaan.

Pertama, zona Flores yang terdiri dari Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagakeo, Ende, Sikka, Flores Timur dan Kabupaten Lembata yang berpusat di Kabupaten Sikka dan Manggarai pada tanggal 3-5 November 2023. Kedua, Zona Sumba ang terdiri dari Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan kabupaten Sumba Barat Daya yang berpusat di Kabupaten Sumba Tmur dan Sumba Barat yang akan dilaksanakan pada tanggal 10-12 November 2023.
Sedangakan ketiga, zona Timor yang terdiri dari Kota Kuang, Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, TTU, Belu, Malaka, Alor, Rote Ndao, dan kabupaten Sabu Raijua yang terpusat di Kota Kupang pada tanggal 17-19 November 2023.***
Tim Publikasi SMATER Lewoleba •
Edtor: Ama Kewaman
